Nunu Amir Blog
  • Home
  • About
  • Disclosure
  • Features
    • Berbagi
    • Digital
    • Review
      • Gadget
      • Produk
      • Webinar
      • Website
      • Buku
      • Kesehatan
    • Slice of Life
    • Buku Saya
    • Religi
    • Traveling
    • Resep
  • Contact Us

 


 Jakarta VS Polusi


Lima tahun menetap di ibukota Jakarta tentunya saya sudah "akrab" dengan yang namanya polusi udara. Akrab dalam arti negatif karena polusi tentunya berdampak buruk bagi kesehatan kita. Pagi hari berangkat kerja dan sore hari ketika pulang dari kantor hampir selalu bertemu dengan yang namanya macet. Yup, lalu lintas kendaraan yang padat menyumbang 75% polusi udara di kota Jakarta. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik dan INRIX, Indeks kemacetan 2019 Indonesia mendapatkan peringkat 6 di Asia dan peringkat 10 di Dunia. Ah... bukan sebuah prestasi yang patut kita banggakan.

Ternyata eh ternyata menurut penelitian yang diterbitkan oleh Forum of International Respiratory Societies Enviromental Committer menyatakan bahwa polusi dapat menyebabkan kerusakan sel tubuh dari kepala hingga ujung kaki, penyakit jantung, paru-paru, diabetes, dimensia, masalah hati, kulit rusak, kesuburan, janin maupun perkembangan anak. Wuihhh serem ya!

Ada fakta yang lain lagi nih. Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, polusi udara meningkat tiap tahunnya sejak 2016 hingga 2019. Hal ini berbanding lurus dengan kenaikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hadeh... apalagi di masa pandemi saat ini, dampaknya dapat meningkatkan resiko penularan COVID-19.

Sadar ga sih guys, polusi udara yang kita hirup selama ini bukan hanya berdampak bagi kesehatan tapi juga perubahan iklim. Pencemaran udara menyebabkan peningkatan efek rumah kaca Gas-gas yang lepas di udara membentuk layer gas rumah kaca dalam berbagai bentuk zat kimia yang pastinya beracun. Reaksi gas-gas ini yang menyebabkan perubahan iklim sehingga menambah pemanasan global, peningkatan temperatur dan pencemaran udara. Pantas ya, Jakarta udaranya kurang sejuk dan bikin gerah banget.





Jakarta di Masa PSBB


Tapi ada yang berubah dengan Jakarta ketika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona. Pergerakan manusia dibatasi, orang-orang dihimbau untuk tidak keluar kecuali untuk urusan yang penting, pusat perbelanjaan, rekreasi, hiburan, dan tempat yang bisa mengundang keramaian ditutup untuk sementara waktu. PSBB digalakkan dampaknya Polusi udara menurun dan kualitas udara Jakarta menjadi lebih baik. Selalu ada hikmah dibalik setiap musibah guys.

Selama dua bulan work from home, tiap minggu selalu ada satu hari dimana saya harus keluar rumah untuk urusan kerjaan. That was amazing, saya bisa menikmati lengangnya jalan kota Jakarta dan indahnya langit biru. Bumi Jakarta seperti sedang berelaksasi dari kebisingan dan asap dari kendaraan bermotor. 

Indahnya Langit Pagi Jakarta Selama Masa PSBB. Pic by Me dari Lantai 3 Kosan


Tapi itu hanya berlangsung dua bulan saja, ketika sekarang PSBB sudah mulai dilonggarkan, jalan mulai dipadati lagi oleh kendaraan bermotor dan polusi udara meningkat lagi. New Normal Jakarta mulai terbungkus asap polusi lagi. #sedih

Hutan dan Kabut Asap


Mari kita beralih ke daerah atau kota lain. Meskipun tidak sepadat dan semacet Jakarta, beberapa daerah di luar pulau Jawa juga terancam polusi udara. Penyebab utamanya bukan saja karena aktivitas kendaraan bermotor tapi juga karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada tanggal 12 Juni 2020 yang lalu saya menonton acara bincang-bincang di Youtube KBR dengan tema Kemarau dan Ancaman Karhutla di Tengah Pandemi. Acara yang dipandu oleh mba Eka July tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu : Ibu Anis Aliati dari Ditjen Pengendalian  Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) dan Bapak Bambang Hero Saharjo (Guru Besar Perlindungan Hutan, Fakultas Kehutanan IPB). 

Memasuki musim kemarau, masyarakat Indonesia wajib waspada dengan bencana karhutla apalagi di tengah pandemi COVID-19. Ibu Anis mengungkapkan bahwa pantauan satelit Air Aqua 8 sampai dengan 11 Juni 2020 sudah terpantau 731 titik api. Provinsi dengan jumlah titik api terbanyak ada di Riau (263 titik api), Sulawesi Selatan (102 titik api), dan Kepuluan Riau (99 titik api).

Data Hotspot per Tanggal 20 Juni 2020. Sumber LAPAN Fire Hotspot

Berdasarkan penelitian faktor penyebab karhutla adalah 99% karena aktivitas manusia. Menurut pengamatan KLHK modusnya adalah pembukaan lahan yang dilakukan dengan pembakaran yang tidak terkendali yang dilakukan oleh oknum masyarakat dan korporasi. Pembukaan lahan biasa dilakukan untuk berbagai kepentingan misalnya penyiapan lahan untuk budidaya, pemukiman, dan untuk peruntukan lainnya.

Pak Bambang mengungkapkan dampak karhutla bagi masyarakat, berdasarkan hasil studi tahun 2015 oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau lebih kita kenal dengan NASA (The National Aeronautics and Space Administration) menyebutkan bahwa asap karena kebakaran gambut mengandung 90 senyawa gas yang berbahaya bagi manusia.   

Karhutla dalam jumlah yang masif yang menghasilkan asap tebal tentunya akan berdampak buruk pada jarak pandang dan gangguan pernapasan. Udara yang tidak bersih seperti ini akan meningkatkan resiko terpapar corona seperti yang diungkapkan oleh dr. Feni Fitriani, Ketua Pokja Paru IDI. Jika terjadi bencana asap maka akan ada beban ganda di tengah pandemi COVID-19 ini terutama bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang-orang yang terdapat penyakit kronik seperti kanker paru, asma, darah tinggi,  dan stroke.

Apa Yang Harus Kita Lakukan?



Seperti yang sudah dijelaskan diatas, polusi udara hasil aktivitas kendaraan bermotor serta industri dan bencana kabut asap karena karhutla sama-sama menimbulkan efek negatif bagi kesehatan dan perubahan iklim, apalagi di masa pandemi ini, ancaman sudah ada di depan mata dan mau tidak mau harus kita tanggulangi bersama.

Peran Pemerintah
  • Membuat kebijakan-kebijakan yang lebih pro terhadap kelestarian lingkungan seperti pembatasan penjualan dan pemakaian kendaraan bermotor,  menambah armada angkutan umum seperti Trans Jakarta, dan moda transportasi lainnya yang lebih ramah lingkungan;
  • Fokus pada upaya pencegahan karhutla. Jika terpantau terdapat titik api, pihak-pihak terkait melakukan pemantauan langsung ke lokasi untuk mengecek titik api dan segera lakukan pemadaman;
  • Menguatkan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga dapat bahu membahu menghadapi bencana karhutla;
  • Melakukan patroli terpadu dan mandiri antara KLHK dengan instansi/lembaga terkait
  • Melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat;
  • Tegas dan melakukan penegakan hukum bagi pelaku karhutla baik itu sanksi berupa administrasi, perdata, dan pidana;
  • Menyediakan anggaran khusus untuk penanganan karhutla;

Korporasi dan Masyarakat

  • Ketika korporasi melakukan kegiatan usaha yang terkait dengan karhutla, mereka wajib melindungi area yang mereka miliki dari kebakaran;
  • Perusahaan pemegang izin bisa melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan masyakarat;
  • Jika terjadi karhutla, sebaiknya gunakan masker yang sudah dibasahi dan batasi keluar rumah;
  • Bagi warga kota yang terdampak polusi udara, jangan lupa memakai masker apalagi di masa pandemi ini;  
     
Mengutip ayat Al-Quran tentang kelestarian alam :
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan merekaa, agar kembali ke jalan yang benar (Q.S Ar Rum : 41)

Cintailah apa yang ada di bumi maka yang di langit akan mencintaimu. Cintai alam ini, maka Allah akan ridho dan membuat bumi yang kita tinggali saat ini menjadi tempat yang nyaman untuk kita huni. Jangan lukai alam, karena alam akan balas melukaimu dengan cara yang lebih dahsyat.



Saya sudah berbagi pengalaman soal perubahan iklim. Anda juga bisa berbagi dengan mengikuti lomba blog "Perubahan Iklim" yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio) dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Syaratnya, bisa Anda lihat di sini 





Haiii... guyss

Masih semangat puasa kan!!!

Eike mau bagi resep lagi nihh... wkwkwk efek #dirumahsaja jadinya rajin masak. Bagus sih jadi jajan diluarnya berkurang gaeess.

Sekarang nih eike lagi suka nonton youtube masak memasak. Youtuber favorit saya untuk genre ini adalah William Gozali alias Willgoz, Hijau Tosca, dan Chef Arnold. Dari youtube mereka saya banyak terinspirasi "mau masak apa hari ini". Nah resep nasi goreng ini terinspirasi dari salah satu video youtube-nya Willgoz. Bahan-bahannya saya sesuaikan dengan yang ada di dapur saya dong. Hehehe malas keluar soalnya.

Di artikel ini eike pengen bagi 2 resep nasi goreng kimchi hasil eksperimen saya. Dan... Alhamdullillah enak-enak. Silakan pilih mau nyobain yang mana.

Resep Nasi Goreng Kimchi Sosis Paprika

 

Nasi Goreng Kimchi Sosis Paprika

 

Bahan :
  • 2 piring nasi putih 
  • 3 siung bawang putih cincang/haluskan (saya biasanya sudah bikin bumbu bawang putih yang sudah di blender, jadi kalau mau masak lebih praktis)
  • 1/2 buah paprika merah
  • 1/2 buah paprika hijau
  • 1 buah sosis (diiris)
  • 1 kimchi kemasan dengan label Halal (saya beli yang ukuran 215 gr, lumayan banyak isinya jadi untuk resep ini saya pake 1/3-nya saja. Terus gunting-gunting)
  • 1 butir telur
  • 2 sdm saus tiram (atau sesuai selera)
  • 2 sdm kecap pedas (atau sesuai selera) 
  • 1 sdm minyak wijen (biar wangi)
  • 1/2 sdt lada bubuk 
  • 1/2 sdt kaldu sapi bubuk tanpa MSG
  • Minyak untuk menumis
Cara Membuat :
  • Panaskan minyak, setelah panas masukkan bawang putih. Tumis hingga harum
  • Masukkan paprika dan sosis tumis hingga agak layu dan sosis agak matang
  • Masukkan telur lalu orak arik
  • Setelah telur orak-ariknya terlhat matang lalu masukkan nasi dan kimchi, saus tiram, kecap pedas, wijen, dan lada aduk-aduk hingga rata.
  • Siap disajikan

Resep Nasi Goreng Kimchi with Vegetables Mix 

 

Nasi Goreng Kimchi With Vegetables Mix

  Bahan :

  • 2 piring nasi putih 
  • 3 siung bawang putih cincang/haluskan (saya biasanya sudah bikin bumbu bawang putih yang sudah di blender, jadi kalau mau masak lebih praktis)
  • Vegetable mix yang sudah direbus
  • 4 buah bakso sapi (potong-potong kecil)
  • 1 kimchi kemasan dengan label Halal (saya beli yang ukuran 215 gr, lumayan banyak isinya jadi untuk resep ini saya pake 1/3-nya saja. Terus gunting-gunting)
  • 1 butir telur
  • 2 sdm saus tiram (atau sesuai selera)
  • 2 sdm kecap pedas (atau sesuai selera) 
  • 1 sdm minyak wijen (biar wangi)
  • 1/2 sdt lada bubuk 
  • 1/2 sdt kaldu sapi bubuk tanpa MSG
  • Minyak untuk menumis

Cara Membuat :
  • Panaskan minyak, setelah panas masukkan bawang putih. Tumis hingga harum
  • Masukkan vegetables mix dan bakso dan tumis
  • Masukkan telur lalu orak arik
  • Setelah telur orak-ariknya terlihat matang lalu masukkan nasi dan kimchi, saus tiram, kecap pedas, wijen, dan lada aduk-aduk hingga rata.
  • Siap disajikan


Gimana gaesss... gampang kan!!!! Oh iya... resep ini non MSG dan no Garam. Insya Allah lebih sehat. Kenapa ga pake garam? karena saus tiramnya sudah asin menurutku. Tapi kalau misalnya kalian merasa kurang asin silakan tambahkan garam. Hehehe bebas sih sesuai selera.

 



Assalamu Alaikum!!!
Annyeonghaseyo!!!

Gaess... masih betah di rumah kan? masih betah di kamar kosan kan? 
Sabar ya, smoga si coronanya lekas angkat kaki ya dari muka bumi ini.

Gaess... selama di rumah/kosan ngapain saja nih?

Kalau saya sekarang lagi rajin masak dan mencoba-coba resep. Masa sekarang lebih aman masak sendiri. Beberapa waktu lalu saya mencoba resep mie favorit saya yaitu Mie Godog Jawa dan berhasil karena rasanya enak banget walaupun dengan bahan seadanya (namanya juga anak kosan). Karena di sosmed saya banyak yang nanyain resepnya, jadi saya share disini saja ya! Dijamin bikinnya gampang banget! Semoga bisa jadi inspirasi menu untuk sahur ataupun berbuka.

Resep Masakan Mie Godog ala Anak Kosan

Bahan :

  • 3 siung bawang putih di cincang
  • Mie Telur cap Burung Dara
  • Sawi atau caisim
  • 1 butir telur
  • 4 butir bakso, potong-potong
  • 1 biji tomat buah
  • 2 sdt kecap asin
  • 2 sdt  saus tiram
  • 2 sdt minyak wijen
  • Lada bubuk secukupnya
  • 200 ml air putih
  • Minyak untuk menumis



Cara Membuat : 


  1. Rebus mie dengan menambahkan sedikit minyak. Rebus hingga setengah matang, tiriskan; 
  2. Tuangkan minyak, bikin telur orak-arik. Setelah telur cukup matang masukkan bawang putih yang sudah dicincang lalu tumis hingga harum;
  3. Masukkan air, mie, sawi, bakso, kecap asin, saus tiram, minyak wijen, dan lada setelah agak matang masukkan tomatnya. Setelah semua matang siap disajikan
Gampang kan!!!



NB :
Seperti yang saya katakan diatas bahan saya seadanya. Tapi kalau kalian mau dan punya bahannya bumbunya selain bawang putih bisa ditambahkan bawang merah, kemiri, merica, cabe rawit, garam dan semuanya diuleg jadi satu hingga halus. Untuk kuahnya, air putih tadi bisa diganti dengan kaldu ayam ataupun air rebusan udang.


Assalamu Alaikum Guyss...

Seperti janji saya di artikel sebelumnya tentang 10 Manfaat TOEFL Test bahwa kedepannya kita akan belajar bareng tips dan trik TOEFL test di blog saya ini. TOEFL test itu ada beberapa jenis salah satunya TOEFL PBT (Paper Base Test). Karena saya lesnya TOEFL PBT  jadi ada beberapa section yaitu Listening, Structure, and Reading. Untuk artikel ini pertama kita akan sama-sama belajar Section 1 TOEFL test yaitu Listening Comprehension.

Untuk Listening terdapat 50 soal. So kita harus mendengarkan materi rekaman dan merespon pertanyaan-pertanyaan tentang materi tersebut. Dengarkan baik-baik, karena rekamannya hanya diputar sekali saja dan materi yang ada di rekaman tidak tertulis di buku teks. 

Dalam Listening Comprehension terdapat tiga bagian atau part, yaitu :
  1. Part A terdiri dari 30 (tiga puluh) percakapan pendek, dan setiap percakapan itu diikuti oleh sebuah pertanyaan. Pertanyaannya dalam bentuk pilihan ganda
  2. Part B terdiri dari 2 percakapan panjang, dan setiap percakapan itu diikuti oleh beberapa pertanyaan. Pertanyaannya dalam bentuk pilihan ganda
  3. Part C terdiri dari 3 pembicaraan atau perkuliahan (talks/lectures), dan setiap percakapan itu diikuti oleh beberapa pertanyaan. Pertanyaannya dalam bentuk pilihan ganda
Adapun strategi umum untuk mengerjakan soal listening ini yaitu:

General Strategy
  1. Be familiar with the directions. You should be completely familiar with the directions on every TOEFL test before the day of the rest
  2. Listening carefully to the conversations and talks. You should concentrate fully on what the speakers are saying on the recording
  3. Know the easier and more difficult questions are generally found. Each part of listening sections, the questions generally progress from easy to difficult
  4. Never leave any questions blank on your answer sheet. You should answer the questions. There is no penalty for guessing
  5. Use any remaining time to look ahead at the answers to the questions that follow. When you finish with one question, you may have time to look ahead at the answers to the next question 

And now, kita mulai belajar bareng dari The Listening Part A

Di Part A ini terdapat 30 pertanyaan, kita akan mendengarkan sebuah percakapan pendek antara dua pembicara diikuti dengan sebuah pertanyaan. Setelah mendengarkan percakapan dan pertanyaan, kita harus memilih jawaban terbaik untuk pertanyaan tersebut.

Strategies For The Listening Part A Questions

  1. Focus on the second line of the conversation. Jadi fokus pada pembicara kedua atau second speaker 
  2. Keep in mind that the correct answer is probably a restatement of a key word or idea in the second line of the conversation. Pikirkan kemungkinan konteks dan arti yang cocok pada pembicara kedua
  3. Keep in mind that certain structures and expressions are tested regularly in listening Part A. Kita harus pikirkan struktur dan ekspresi yang diujikan. Nanti kita akan sama-sama belajar beberapa skill yaitu restatement, negatives, suggestions, passives, conclusions about who and where, expressions of agreement
  4. Keep in mind that these questions generally progress from easy to difficult. Jadi pertanyaan di TOEFL test itu berprogres di mulai dari pertanyaan mudah hingga sulit
  5. Read the answers and choose the best answer to each question. Remember to answer each question even if you are not sure of the correct response. Jadi, jangan mengosongkan jawaban, isi saja walaupun ga tau. Karena seperti yang disebutkan diatas, TOEFL test itu ga ada penalti, ga ada poin minus kalau ga bisa jawab
  6. Even if you don't understand the complete conversation, you can find the correct answer, dengan cara : Jika hanya paham sedikit kata atau ide pada apa yang dikatakan pembicara kedua, pilih jawaban yang punya konteks/arti yang sama. Jika tidak paham sama sekali apa yang dikatakan pembicara kedua, pilih jawaban yang bunyinya paling berbeda dari apa yang kamu dengar. Dan.. jangan memilih sebuah jawaban karena bunyinya terdengar sama dengan di percakapan.

SKILL 1 : RESTATEMENTS (PERNYATAAN KEMBALI)

Sering kali jawaban yang benar di Listening Part A adalah jawaban yang mengandung pernyataan kembali dari ide pembicara kedua dalam percakapan.

Contoh :
On the recording, you hear :
     (woman) : Steve, is something the matter? you don't look very good
     (man)      : Oh. i'm feeling a little sick today.
     (narrator): What does the man mean?

In your test book, you read :
     (A) He's not very good-looking
     (B) He's a bit ill
     (C) He looks worse than he feels
     (D) His feet are a little thick

Dari percakapan diatas, kata lain dari sick adalah ill, dan kata lain dari little adalah a bit. Jadi jawaban yang paling tepat untuk percakapan diatas adalah (B) karena jawaban (B) menyatakan kembali ide dari dialog pembicara kedua.   


The Best Strategy
  1. Jika mendengar pembicara kedua pada percakapan itu, kita harus fokus dengan Key Idea(s) atau ide/kata kunci;
  2. Jika melihat pernyataan kembali (restatement) dari Key Idea(s) dalam salah satu jawaban, kemungkinan itu adalah jawaban yang benar; 
  3. Jangan memilih kata yang bunyinya terdengan familiar. 

SKILL 2 : NEGATIVES

Negative expressions sangat umum ditemukan di Listening Part A. Jenis respon yang paling umum untuk sebuah pernyataan negatif adalah sebuah pernyataan positif mengandung sebuah kata dengn arti yang berlawanan.
Jadi jika pernyataannya negatif maka jawabannya adalah pernyataan positif
Jika pernyataannya positif maka jawabannya adalah pernyataan negatif


Contoh :
On the recording, you hear :
     (woman) : Did you get a lot of work done at the library today?
     (man)      : I couldn't. It wasn't very quiet there
     (narrator): What does the man mean?

In your test book, you read :
     (A) The library was noisy
     (B) He got a lot done
     (C) He couldn't quite get to the library today
     (D) The library's a good place to work because it's quite

Jawaban yang benar adalah (A) karena lawan kata dari not quiet adalah noisy


SKILL 3 : SUGGESTIONS (SARAN)

Suggestions sangat umum ditemukan di Listening Part A, berikut contohnya : 


Contoh :
On the recording, you hear :
     (man)      : I haven't talked with my parents in a while
     (woman) : Why don't you call them now?
     (narrator): What does the woman suggest?

In your test book, you read :
     (A) Calling off his visit
     (B) Talking about his parents
     (C) Calling his parents in a while
     (D) Phoning his family


Pada contoh diatas, why don't adalah ungkapan saran, jadi wanita itu menyarankan untuk call (menghubungi) orang tua si pria. Ini berarti bahwa wanita itu menyarankan untuk phoning his family. Jawaban yang benar adalah (D).
Oke guys... kita belajarnya sampai skill tiga dulu ya. Skill berikutnya akan disambung ke artikel berikutnya. Don't go anywhere!!!
Btw, untuk practice listening sekarang banyak kok aplikasi android untuk TOEFL. Search saja di Playstore.
Sekian dulu!!!
Semoga bermanfaat!!!
Wassalam!!! 



-------------
Sumber : 
-  Buku Longman Introductory Course For The TOEFL Test, karta Deborah Philips

Assalamu alaikum Mentemen...

Artikel kali ini saya pengen sharing ilmu lagi nih. Dua bulan ini saya lagi les TOEFL di Lembaga Bahasa Internasional Universitas Indonesia (LBI UI). Ngapain les TOEFL? Karena saya mengakui Bahasa Inggris saya masih jelek, jadi perlu belajar lebih banyak. Kenapa ga ambil les lain seperti General English, Conversation English. Writing English, atau Business English? Hehehe... sebenarnya sudah sih 6 bulan belajar General English di LBI UI dan 12 bulan belajar di English First.
So... jadi TOEFL tuh jadi kayak sarana buat tahu kemampuan bahasa Inggris saya sampe mana sih yang perkembangannya agak mengap-mengap. Bukan salah teacher atau tempat lesnya ya. Salah saya sendiri kurang giat belajar dan kurang berani buat practice.

So.. jadi artikel ini bukan untuk menggurui atau karena saya sok pintar bahasa Inggris ya. Ini karena saya pengen sharing dan belajar bareng kalian, dengan harapan belajar bahasa Inggrisnya bisa lebih nyantol di otak saya. Membaca bukunya, ambil intisari yang penting-penting, lalu saya tuliskan di blog, kalian baca artikel ini, Insya Allah berkah kan!

Btw, sebenarnya TOEFL itu apa sih?

TOEFL adalah singkatan Test of English as an Foreign Language. Seperti yang dijelaskan dalam buku Longman Introductory Course For The TOEFL Test karya Deborah Philips :


The TOEFL test is a test to measure the English proficiency of nonnative speakers of English. It is required primarily by English-Language colleges and universities. Addtionally, institutuions such a goverment agencies, businesses, or scholarship programs may require this test. 
Kalau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia kurang lebih seperti ini, TOEFL test adalah sebuah tes untuk mengukur kecakapan berbahasa Inggris bagi yang bukan penutur asli bahasa Inggris. Tes ini diperlukan terutama bagi Perguruan Tinggi dan Universitas yang menggunakan Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar. Selain itu, institusi seperti lembaga pemerintah, bisnis atau program beasiswa mungkin memerlukan tes ini.

 
Buku yang Saya Pelajari Saat Ini


Sekilas dari penjelasan diatas sudah rada kebayang kan manfaat dari TOEFL test. Merangkum dari beberapa sumber, berikut 10 (sepuluh) manfaat TOEFL :


  1. Digunakan untuk pendaftaran program short course dan non-degree program di negara-negara berbahasa Inggris;
  2. Digunakan untuk pendaftaran ke program sarjana (S1) dan master di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu;
  3. Digunakan untuk pendaftaran dan penempatan dalam program kolaborasi internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya;
  4. Untuk mendaftar program beasiswa ke berbagai negara - sebagai seleksi awal;
  5. Untuk tes masuk program berbahasa Inggris yang membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris akademik di level sarjana (S1) atau diploma;
  6. Untuk memonitor perkembangan kemampuan bahasa Inggris khususnya yang memerlukan kecakapan/keahlian dalam bahasa Inggris akademik;
  7. Untuk menyiasati beasiswa LPDP. Kalau universitas tempat kita akan belajar di luar negeri meminta skor bahasa Inggris yang lebih rendah (misalnya IELTS 6, atau malah 5.5) tetap saja LPDP meminta skor TOEFL 550;
  8. TOEFL biasa digunakan sebagai pra syarat (admission requirements) untuk mendaftar ke Sekolah Menengah Atas dan Universitas di dalam dan di luar negeri, juga untuk syarat memperoleh beasiswa;
  9. TOEFL bagi para pelamar kerja maupun kenaikan jabatan/promosi;
  10. Persyaratan untuk nilai TOEFL test CPNS untuk Kementerian/Lembaga Pusat.
Nah... dari 10 manfaat diatas, sepertinya bisa jadi alasan buat kalian mengapa perlu belajar TOEFL, bukan?

Jika dilihat dari soal tesnya dan masa berlaku tes TOEFL, TOEFL test dibagi menjadi tiga macam, yaitu :
  1. International TOEFL test : soal-soalnya baru dalam setiap pelaksanaan tes. Masa berlakunya dua tahun dan dapat diterima di seluruh universitas di dunia;
  2. Institutional TOEFL test : bersumber pada soal-soal beberapa tahun sebelumnya dari International TOEFL test. Masa berlakunya hanya 6 (enam) bulan, biayanya jauh lebih rendah, tidak dapat digunakan untuk mendaftar ke universitas di luar negeri tetapi ada kalanya dapat dipakai  untuk melamar beasiswa ke luar negeri; 
  3. TOEFL Like-Test : sama seperti Institiutional TOEFL test dimana soalnya bersumber pada soal-soal tahun sebelumnya dari International TOEFL. Tapi TOEFL Like-Test ini tidak dapat digunakan untuk mendaftar ke universitas luar negeri, hanya untuk memenuhi persyaratan universitas tertentu di Indonesia.
Jika dilihat berdasarkan sistem tesnya, terdapat 3 (tiga) jenis TOEFL test, yaitu :

1. PBT (Paper Based Test) TOEFL

Sistem tes pada PBT-TOEFL menggunakan paper atau lembaran-lembaran kertas soal dan lembaran jawaban yang harus diisi dengan pensil 2B. Materi yang diujikan adalah :
  • Listening Comprehension yang terdiri atas 50 multiple-choice questions, dengan durasi waktu tes 35 menit;
  • Structure and Written Expression terdiri atas 40 ultiple-choice question, dengan durasi waktu pengerjaan 25 menit;
  • Reading Comprehension terdiri atas 50 multiple-choice questions, dengan durasi waktu pengerjaan 55 menit;
  • Test of Written English (TWE), tesnya berupa 1 essay question, dengan durasi waktu pengerjaan 30 menit.
 Untuk skor PBT-TOEFL range-nya dari 217-677

2. CBT (Computer Based Test) TOEFL

CBT-TOEFL tidak lagi menggunakan paper, tapi langsung dengan komputer. Semua soal menggunakan software dan setiap soal langsung dikerjakan di komputer. Materi yang diujikan hampir sama seperti PBT-TOEFL. Untuk skor rangenya 0-300. Lama waktu pengerjaannya 2 s.d 2.5 jam.


3. iBT (internet Based Test) TOEFL

iBT TOEFL juga menggunakan media komputer, hanya saja sistem tes pada iBT menggunakan internet. Dengan demikian peserta tes langsung online dan menjawab soal-soal test secara online. Materi tesnya antara lain listening, speaking, writing, dan reading. Untuk score range-nya 0-120 dan lama waktu tesnya adalah 4 jam.
Nah... sudah pada tahu kan guys apa saja manfaat TOEFL dan jenis-jenisnya. Di artikel selanjutnya kita akan belajar bareng tips dan trik mengerjakan soal-soal TOEFL. Sumber referensinya sesuai dengan buku Longman Introductory Course For The TOEFL Test. 

Okey... guys... sekian dulu!!!
Semoga bermanfaat!!!
Wassalam!!!


-------------
sumber : 
-  Buku Longman Introductory Course For The TOEFL Test, karta Deborah Philips
-  http://www.geniusedukasi.com/apa-itu-toefl/
- https://kumpulansoaltoefl.blogspot.com/2014/06/kegunaan-dan-manfaat-sertifikat-test.html
 
 
Newer Posts Older Posts Home

Verified Blog

Seedbacklink

Search This Blog

ABOUT ME

POPULAR POSTS

  • Jenis-Jenis Startup dan Peran Mereka dalam Dunia Bisnis
  • Cara Meletakkan Label Pada Menu Navigasi
  • Dukung Asian Games 2018, Bagi Ceritamu dan Menangkan Hadiahnya
  • Mengenal Label dan Fungsinya di Blog
  • Catch Your Dream and Boost Your Mood With Casio Colorful Calculator
  • Pustaka Kampung Impian: Menyalakan Literasi di Ujung Barat Nusantara
  • Mengenal Google Analytics dan Memasang Kode Pelacakan di Blog
  • Mudahnya Membuat Paspor Tanpa Calo
  • Polusi dan Kabut Asap Ancaman di Tengah Pandemi
  • Sulitnya Mendapatkan Surat Keterangan Jenis Disabilitas
Powered by Blogger.

Followers

Labels

agritech ai aksesibilitas artificial intellegence asuransi asus Award baju distro baju lebaran Bantimurung Objek Wisata Terbaik Di Sulawesi Selatan BCA beasiswa lpdp berbagi bihun goreng blockchain blogger Blogger Nusantara Blogger Perempuan bloggerday blogging blogholicid bloglicious bodysuit bts bubur bubur manado budaya Buku busana muslim buzzer casio cerita challenge cheddar cloud computing Curhat Descendants of The Sun digital digitalisasi disabilitas Disclosure doa anak doa bangun tidur drama korea E-Business e-voting Email film fotografi gadget galaukan setan Gerak Jalan Santai handsock hijab HUT Sulawesi Selatan IndiHome indonesia Info Info. Blogging inovasi internet internet provider iot job review kartu AS kecerdasan buatan keju kesehatan Kipas Angin Miyako klinik komunitas kopdar kraft Kucing Kuliah kuliner laptop LAPTOP GAMING lebaran Lomba lpdp makanan indonesia makassar manado maros masyarakat media Media Sosial medikids Mind Miss Deaf mom blogger Monetize multigrain musik Nunu Nunu Amir Nunu Talk oreo other pandangan pantai losari pemilu pengalaman personal branding Pesantren Impian Puisi pustaka kampung impian radio ramadhan RBT religi reportase resensi buku resep Resolusi Juara review robotic robotic process automation samsung galaxy s6 samsung galaxy s6 edge sehat Sekolah Blog SEO sharing sinarmas slice of life smart contract smartphone Social Media Song Hye Kyo Song Joong Ki sosial sponsored post startup strartup surat cinta untuk kartini tabungan online telkom university TelkomIndonesia Teman Wajib Anda time toefl toleransi Tourism transformasi digital traveling tutorial Tutorial Blog Tutorial Web Design uang panai unik uricran useetv video waktu webinar website wonderful Workshop Writing zenfone 9

Blog Archive

  • ▼  2025 (4)
    • ▼  December (1)
      • ASUS Vivobook S14 M3407KA Berikan Pengalaman Lapto...
    • ►  September (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2024 (35)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (12)
    • ►  February (7)
    • ►  January (9)
  • ►  2023 (7)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2022 (35)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (6)
    • ►  July (2)
    • ►  June (3)
    • ►  May (5)
    • ►  April (1)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2021 (22)
    • ►  December (2)
    • ►  November (6)
    • ►  October (2)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (18)
    • ►  November (1)
    • ►  September (4)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2019 (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2017 (26)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (5)
    • ►  March (2)
    • ►  February (3)
    • ►  January (7)
  • ►  2016 (75)
    • ►  December (2)
    • ►  November (14)
    • ►  October (8)
    • ►  September (13)
    • ►  August (1)
    • ►  July (5)
    • ►  June (13)
    • ►  May (6)
    • ►  April (10)
    • ►  March (3)
  • ►  2015 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (13)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  July (3)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2013 (32)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (6)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (7)
    • ►  January (3)
  • ►  2012 (46)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (6)
    • ►  August (2)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2011 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (13)
    • ►  October (14)
    • ►  September (2)
    • ►  August (5)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)

Sidebar Ads

Total Pageviews

Subscribe To

Posts
Atom
Posts
All Comments
Atom
All Comments

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template