11/13/2011
34

      Disabilitas Dan Pandangan MasyarakatSepenggal kisah di bawah ini adalah pengalaman nunu sang pemimpi sebelas tahun yang lalu pada saat mendaftar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di kota Makassar. Pandangan masyarakat yang negatif serta diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dalam sektor pendidikan dan lapangan pekerjaan masih banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya saya yang pernah merasakan diskriminasi tersebut tapi juga teman-teman yang bernasib sama dengan saya, memiliki disabilitas.

~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

Maaf nak, kami tidak bisa menerima kamu di sekolah ini, berhubung di sekolah ini ada mata pelajaran mengetik cepat yang mengharuskan memakai sepuluh jari dan disini sangat disiplin jika tidak menggunakan kesepuluh jarinya untuk mengetik maka jari-jari siswa itu akan di pukul”. Mentalku pun jatuh ke titik nol.
 “Pengalaman kami beberapa tahun yang lalu” lanjutnya “kami menerima siswa yang memiliki cacat pada jari-jari tangannya, ketika dia menjalani mata pelajaran tersebut siswa itu kena pukul oleh gurunya karena tidak bisa memaksimalkan penggunaan jarinya. Akhirnya siswa tersebut mengadu ke orang tuanya, dan mereka komplain kepada guru kami. Karena kami tidak ingin mendapatkan masalah yang sama sebaiknya sedari awal kami tidak menerima kamu di sekolah ini”. 

~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~



Disabilitas Dan Pandangan Masyarakat - Faktor Penyebab


 

disabilitas dan pandangan masyarakat
Pandangan masyarakat yang negatif terhadap penyandang disabilitas disebabkan karena budaya yang masih melekat di masyarakat. Misalnya banyak keluarga yang beranggapan bahwa memiliki anak dengan disabilitas merupakan sebuah aib sehingga anak mereka hanya dipingit di dalam rumah tidak bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, tidak mengenyam pendidikan yang tentunya berdampak pada psikis si anak dan masa depannya.

Faktor penyebab lainnya adalah mitos, terkadang penyandang disabilitas dijadikan sebagai faktor penyebab kesialan seseorang. Mohon maaf sebelumnya, misalnya ada sebuah mitos “Jika pada pagi hari kamu bertemu/berpapasan dengan orang yang salah satu matanya rusak, sehingga hanya satu matanya yang berfungsi dengan baik maka hari itu kau akan sial”. Astagfirullah, tuduhan seperti ini sangat tidak masuk akal mengkambing hitamkan orang lain atas ketidakberuntungannya.


Disabilitas Dan Pandangan Masyarakat - Mematahkan Persepsi Negatif


Selama ini Pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas sebagai kaum yang memiliki ketidakmampuan dan keterbatasan fisik ataupun mental, yang selalu menjadi beban, tidak berguna, harus selalu dibantu dan dikasihani. Untuk meluruskan pandangan negatif tersebut sebaiknya dimulai dari penyandang disabilitas  itu sendiri.

Mental dan sikap penyandang disabilitas harus dibangun terlebih dahulu, jangan  terlalu mengasihani diri sendiri dan meminta untuk dikasihani oleh orang lain. Bangkitlah agar bisa mandiri, tidak meminta-minta kepada orang lain, dan tidak terlalu bergantung dan mengharapkan bantuan dari orang lain. Jangan terpuruk dengan kekurangan yang kalian miliki, gali kelebihan-kelebihan yang ada dalam diri kalian. Yakinlah bahwa Tuhan itu Maha Adil, Tuhan memberikan kekurangan pasti Dia juga memberikan kelebihan.

Patahkan persepsi bahwa penyandang disabilitas adalah beban masyarakat dan tidak berguna. penyandang disabilitas memang memiliki keterbatasan tapi  itu bukan sebuah hambatan. Bekali diri kalian dengan berbagai keterampilan-keterampilan, berjuang dan berusaha keraslah untuk meraih prestasi-prestasi yang membanggakan.


Disabilitas Dan Pandangan Masyarakat - Dukungan Berbagai Pihak


 
Dukungan keluarga tidak kalah pentingnya. Keluarga juga berperan penting dalam meluruskan pandangan negatif masyarakat. Keluarga adalah sumber motivasi utama bagi penyandang disabilitas, selalu memberikan semangat hidup, memberikan kesempatan untuk bergaul dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, dan juga memberikan pendidikan yang layak kepada anak yang memiliki disabilitas.

Peranan Pemerintah tidak kalah pentingnya. Memberikan sarana dan prasarana seperti aksesibilitas di tempat-tempat umum agar dapat memudahkan aktivitas dan mobilitas  bagi penyandang disabilitas, memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan modal usaha bagi penyandang disabilitas.

 Dalam bidang pendidikan, Pemerintah sejak tahun 2003 telah menggalakkan Pendidikan Inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus/penyandang disabilitas. Tidak ada lagi diskriminasi bahwa penyandang disabilitas harus bersekolah di SLB, jika ada seorang penyandang disabilitas yang ingin mengenyam pendidikan di sekolah umum pihak sekolah harus menerimanya dan menyediakan aksesibilitas bagi mereka tentunya dan pemerintah memberikan bantuan dana untuk penyediaan aksesibilitas tersebut .


Disabilitas Dan Pandangan Masyarakat - Komunitas Peduli

Ada sebuah komunitas tuna netra yang turut mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang inklusif (tanpa diskriminasi). Komunitas tersebut bernama KARTUNET Community yang merupakan singkatan dari dua kata yaitu “Karya” dan “Tunanetra”. Sesuai dengan namanya organisasi nirlaba ini didirikan oleh sekolompok kaum muda tunanetra. Dan untuk mendukung eksistensi organisasi ini maka dibuatlah sebuah situs yang bernama www.kartunet.com. Situs ini juga  dikelola oleh sekolompok tuna netra.
Hebat bukan!!! Dengan keterbatasan fisik yang dimiliki, mereka menunjukkan bahwa mereka juga bisa menguasai bidang ICT (Information and Communication Technology). Pembuatan situs kartnunet.com bertujuan sebagai media publikasi mengenai isu-isu disabilitas untuk mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang inklusif. Dan sebagai salah satu usaha untuk menwujudkan  tujuan tersebut kartunet menyelenggarakan sebuah kontes blogging semi SEO dengan tema Disabilitas dan Pandangan Masyarakat. Kontes ini terbuka untuk umum baik dari penyandang disabilitas ataupun yang nondisabilitas, untuk info lebih lanjut silakan klik disini. Dengan adanya kontes ini diharapkan para blogger bisa  memberikan pendapat dan pandangan  mereka tentang penyandang disabilitas sehingga membantu membangun stigma positif masyarakat.
Semoga dengan hadirnya Kartunet Community bisa tetap menjadi media terdepan pencitraan masyarakat Indonesia yang inklusif, sebagai wadah bagi penyandang disabilitas untuk menyalurkan kreativitasnya, dan teruslah berupaya memberikan karya-karya terbaik melalui media online ini.

Salam Akselerasi !!!

* Tulisan ini diikutkan dalam Kontes SEO Kartunet bertema Disabilitas dan Pandangan Masyarakat


34 comments:

  1. Kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan rasa empati dan saling menghargai bahwa disabilitas adalah sebuah keragaman dalam masyarakat, dan tunanetra tetap menjadi bagian dari bangsa yang mempunyai hak dan kewajiban untuk membangun Indonesia.

    ReplyDelete
  2. salam sahabat
    itu dia pentingnya kerjasama antara kedua belah pihak biar lebih aman
    oh iya maaf telat dan udah saya folow

    ReplyDelete
  3. Sekolah aneh ... harusnya gurunya dong yang diganti, bukannya membatasi orang yang masuk ...No prob .. orang2 kayak gini orang2 yg egois ... tetap semangat ^^

    ReplyDelete
  4. @MugniarIya k'.. itu dlu waktu tahun 2000, syukurlah saat ini pemerintah sudah menggalakkan sekolah inklusif utk anak-anak berkebutuhan khusus.

    ReplyDelete
  5. Syukurlah kalo pemerintah sudah ambil peran dalamhal ini ...

    ReplyDelete
  6. @Mugniariya k', bbrp bulan lalu dinas pendidikan provinsi sulawesi selatan sudah memberikan diklat kepada guru-guru negeri tentang pendidikan inklusif.

    ReplyDelete
  7. Tidak selayaknya manusia dibeda-bedakan karena kekurangan yang dimilikinya, karena Allah tidak akan memandang hambaNya dari kekurangan-kekurangan itu, melainkan dari imtak (iman dan ketakwaan) mereka terhadap penciptanya. Dan jika ada orang yang menghina sesama manusia yang mungkin memiliki keterbatasan, berarti dia juga sudah menghina ciptaan Allah SWT..

    sudah selayaknya pemerintah turun tangan dalam hal ini, karena setiap warga negara memiliki hak yang sama soal pendidikan

    ReplyDelete
  8. memang hidup adalah perjuangan,ada sepenggal kalimat yg saya tanggap disitu "Mental dan sikap penyandang disabilitas dst..." bisa saya artikan seperti ini : jangan lah kita berlindung di balik kekurangan yg kita miliki,buktikan kita mampu dan bisa,,,,

    ReplyDelete
  9. semua nya itu pasti ada himah nya kita sebagai manusia hnya patut bersyukur pada ALLOH SWT dan bukan nya mengeluh dan menjadi minder mengkucilkan diri sendiri....( syamsuri )

    ReplyDelete
  10. @AnonimIya... pak bersyukur kepada Allah.
    Terima kasih buat komentarx pak :)

    ReplyDelete
  11. Hanya orang2 kuat.. yang diberi beban berat.

    Semangaaat..!!

    LIKE THIS..

    ReplyDelete
  12. http://muslih21.web.id/disabilitas-dan-pandangan-masyarakat.html

    ReplyDelete
  13. Semangat mbak...
    Mari bersama2 membantu mereka..
    Together we will.. Together We can... :)

    Sukses ya SEOnya..

    ReplyDelete
  14. Salam kenal gan, ane muslih21... sukuses kontesnya

    ReplyDelete
  15. artikelnya bagus.. sukses ya mbakk :)

    ReplyDelete
  16. @Disabilitas dan Pandangan Masyarakatlagi pusing nih... artikel ku makin hari makin turun posisix... takutx kena penalty google

    ReplyDelete
  17. nice post,...... hargai disabilitas....

    ReplyDelete
  18. semangat slalu yah,.... menang atau kalah gak jd masalah,...:)

    ReplyDelete
  19. @haykal fashaIya.. terima kasih sudah b'kunjung ^_^

    ReplyDelete
  20. @firman waySemangat selalu, yang penting bisa ikut mempublikasi isu-isu disabilitas

    ReplyDelete
  21. Para disabilitas nasibnya hanpir sama dengan ODHA (orang dgn HIV/AIDS). MEreka sering dihindari bahkan dikucilkan, sehingga banyak kehilangan hak-nya sebagai WNI.

    ReplyDelete
  22. @ODHAYa.. benar, pdhl klu org2 mau lbh memahami ODHA sebenarx penyakitx tdk menular secara langsung meskipun kita b'sentuhan n makan sepiring n sesendok b'dua sm mereka. Jadi apa yg hrs ditakuti dgn ODHA.

    ReplyDelete
  23. Blognya makin rame aja gan, sukse untuk kontsnya, mari sama2 semangat, ane muviblogiztic

    ReplyDelete
  24. Terima kasih telah berkunjung ^_^

    ReplyDelete
  25. selamat gan, masuk urutan 50 teratas kontes kartunet.
    good luck yah! :)

    ReplyDelete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners