10/18/2012
0
Listrik seperti yang kita ketahui bersama memiliki peran penting di era modern ini. Listrik boleh dibilang sudah menjadi kebutuhan primer bagi kita karena listrik dapat memberikan penerangan di kala malam yang gelap gulita. Bukan hanya bermanfaat untuk penerangan tapi juga untuk mengaktifkan barang-barang elektronik yang ada di rumah kita misalnya televisi, lemari es, pemanas nasi, dispenser, mesin cuci, kipas angin, komputer PC, mengisi daya handphone dan laptop, dan banyak lagi yang lainnya.

Listrik selain untuk komsumsi rumah tangga juga beperan penting dalam dunia industri, teknologi informasi, pendidikan, perkantoran, serta berbagai bidang lainnya sehingga bisa mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat.

Jika listrik padam betapa paniknya kita. Bisa kita bayangkan jika itu terjadi pasti keluhan dan umpatan keluar dari mulut kita "Yah... mati lampu laptopku lowbet lagi, terhambat deh tugas saya" ataukah "Yah mati lampu... ga bisa kerja nih... mana gerah lagi AC ga nyala".

Kalau listrik padam semua pekerjaan yang kita lakukan menggunakan alat-alat yang membutuhkan tenaga listrik akan jalan di tempat, membuat kita semakin bete dan stress. Apalagi jika ada pemadaman bergilir, huffttt... itu hal yang merugikan bukan terutama dalam bidang industri.

PT PLN sebagai BUMN dalam bidang kelistrikan tentunya memiliki tanggung jawab yang besar untuk memberikan pelayanan yang prima bagi para konsumennya. Tentunya PLN punya banyak PR untuk dikerjakan dan memperbaiki kinerjanya. 


Salah satu hal yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman listrik karena kurangnya suplai listrik yang ada apalagi jika musim kemarau, berkurangnya debit air pasti mempengaruhi pasakon listrik di PLTU dan PLTA.
Di daerah Sulawesi Selatan misalnya dulu sering terjadi pemadam listrik bergilir di karenakan berkurangnya suplai listrik dari PLTU Barru, PLTG Sengkang, dan PLTA Bakaru. Tapi saat ini suplai listrik di Sulawesi Selatan sudah mencukupi bahkan melebihi dari kebutuhan masyarakat dan industri karena telah dioperasikan sebuah PLTU baru di Jeneponto (sumber : esdm.go.id). 
Tentunya ini sebuah kabar baik bagi masyarakat dan PLN sendiri karena kualitas pelayanan PLN menjadi lebih baik dan diharapkan kedepannya PLN bisa memberikan inovasi baru bagi pelanggannya.

Berbicara tentang inovasi PLN memiliki layanan listrik prabayar : Listrik Pintar - Solusi Isi Ulang dari PLN. Dengan listrik pintar, kita bisa melakukan penghematan listrik sesuai kebutuhan dan kemampuan. Tentunya dalam hal ini kita turut mendukung misi PLN agar memberikan suplai listrik yang cukup kepada setiap pelanggannya. Seperti halnya pulsa isi ulang pada handphone, pelanggan terlebih dahulu harus membeli pulsa (voucher/token isi ulang). Voucher ini bisa diperoleh melalui ATM, loket-loket pembayaran listrik online, dan  indomaret terdekat.  (sumber : website PLN )

Di kantor tempat saya bekerja memakai layanan listrik pintar ini, biasanya kami membeli voucher Rp.100.000,- dan kami bisa menggunakan listrik hingga sebulan bahkan lebih. 
Jika saya bandingkan antara listrik pasca bayar dan prabayar, listrik prabayar jauh lebih menguntungkan karena token isi ulang mudah didapatkan dimana saja tanpa harus antri berjam-jam untuk membayar rekening listrik. Selain itu hemat karena kita dapat mengetahui kebutuhan listrik kita dan memakainya dengan bijak.


Harapan saya sebagai pelanggan setia, PLN bisa meningkatkan suplai listrik terutama bagi daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh listrik sehingga bisa menerangi seluruh pelosok negeri ini , serta PLN memberikan inovasi-inovasi baru yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggannya.


*  Tulisan ini diikutkan pada lomba Aku dan PLN









0 comments:

Post a Comment

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners