4/21/2014
5
Sebut saja namaku Shopia, oh ya... nama samaran yang ku ambil dari Film Televisi “The Walking Dead”. Bagi kalian penggemar film seri zombie tersebut pasti ingat dengan gadis kecil bernama Shopia yang hilang selama berbulan-bulan. Sherif Rick Grims dan kawan-kawan se-timnya mencari anak ini kemana-mana sambil bertahan hidup dari serangan zombie. The Tyrant Virus atau biasa disingkat dengan T-Virus telah menyebar dan menginfeksi siapa saja. Kota pun mati, pemerintahan lumpuh, akses telekomunikasi tak ada lagi, dan zombie ada dimana-mana siap menerkam dan menyebarkan virus. Hanya sedikit manusia yang bertahan dan mereka adalah sang survivor. Malang, berharap menemukan Shopia dalam keadaan hidup ternyata Shopia telah berubah menjadi zombie berwajah jelek, seram, menjijikkan, dan bau. Tak ada jalan lain, Rick menembak shopia tepat di kepalanya agar Shopia mati dan tak menjadi zombie lagi.



Mengapa aku menceritakan kisah zombie Shopia kepada kalian?
Tak lain karena tampangku saat ini tak lebih mengerikan daripada zombie. Hoh... benar-benar mengerikan kawan. Sel DNA di bibir dan mulutku mengalami mutasi. Mutasi ini membuat sel tetap tumbuh dan berkembang dengan pesat secara tak wajar. Ya... aku bermutasi layaknya seperti zombie yang kalian lihat di televisi itu. Bedanya aku terinfeksi bukan karena T-Virus tapi karena di masa lalu aku seorang pecandu rokok berat. Dulu aku bisa menghisap dua sampai tiga bungkus rokok dalam sehari. Bayangkan kawan, satu bungkus rokok berisi 16 batang. Jadi dalam sehari menghisap 48 batang rokok. Wow.... Berapa rupiah yang harus aku rogoh dari kantong untuk menjadikanku zombie beberapa tahun kemudian.



Awalnya hanya berupa sariawan yang tak kunjung sembuh dalam 2 minggu disertai bisul disekitar mulut yang tak dapat disembuhkan. Perlahan tapi pasti pembengkakkan pun terjadi. Ada benjolan pada gusi, bibir, dan bagian lain didalam mulut. Bercak putih atau kemerahan pun muncul didalam mulutku. Gusi pun berdarah dan berbagai luka pun muncul. Nyeri dan sakit itulah yang kurasakan kawan. Terasa nyeri pada lidah, rahang, dan sakit tenggorokan membuatku semakin sulit untuk mengunyah dan menelan makanan. Otomatis hal tersebut mengurangi nafsu makanku sehingga menyebabkan berat badanku turun drastis.

Rasa kebal menjangkiti daerah sekitar wajah, mulut, dan leher. Gigi-gigi goyang tanpa sebab yang jelas membuat susunan gigi tak rata hingga akhirnya tanggal satu per satu. Hari demi hari aku semakin bermetamorfosis menjadi zombie berwajah menyeramkan dan menjijikkan. Aku semakin sulit untuk berbicara. Aku sudah beberapa kali memeriksakan diri ke dokter. Secara medis sel-sel kanker ini dapat dihancurkan dengan radioterapi, kemoterapi, dan pembedahan. Tapi semua tindakan medis itu berbiaya mahal dan bisa memberikan efek samping bagi tubuh. Tak tahu apalagi yang harus kulakukan untuk menyembuhkan penyakit ini. Berbagai pengobatan herbal dan alternatif sudah kucoba tapi tak kunjung sembuh.



Sisa hidup yang penuh dengan penyesalan. Sebelum merokok aku sangat tahu dampak buruknya bagi kesehatan. Terdapat 4000 zat kimia berbahaya yang terkandung didalamnya antara lain nikotin, tar, karbon monoksida, zat iritan, dan zat karsinogen yang bisa memicu sel kanker. Aku menyesal telah mencobanya sekali dan menjadi pecandu untuk percobaan yang kedua kalinya. Kenikmatan dari merokok itu aku bayar mahal dengan menjalani sebagian hidupku dengan menderita kanker mulut yang sulit untuk diobati. Rasanya bagai menghitung hari menunggu Rick Grims menodongkan pistol di kepalaku dan mengakhiri hidupku sebagai zombie.



Tulisan ini diikutkan pada lomba menulis "Diary Sang Zombigaret"

5 comments:

  1. Gambar2nya mengerikan Nu.
    Ide tulisannya keren.
    Sy baru tahu ada GA ini. SUkses ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kak, mengerikan memang dampak dari merokok. Info lombanya sudah d posting sama kak haeriah di grup IIDN

      Delete
  2. tapi kok susah banget ya nyadarin para perokok :(

    ReplyDelete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners