6/04/2015
1
Ramadhan tinggal menghitung hari nih!!!

Baca-baca beranda di grup FB KEB nemu GiveAway-nya Mak Riawani Elyta bertajuk "Ramadhan In Love". Setelah ingat-ingat pengalaman paling berkesan pada bulan Ramadhan, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan pengalaman rohani yang sebenarnya tidak pernah saya ceritakan kepada orang lain. 

Ramadhan 2012, seperti yang kita ketahui di sepuluh akhir Ramadhan kita sebaiknya lebih memperbanyak amalan-amalan baik dan mencari Lailatul Qadar (malam yang lebih baik dari seribu bulan). Saya sendiri lupa kapan persisnya malam itu yang penting salah satu hari diantara malam-malam ganjil tersebut.



Ramadhan tahun itu memang saya lagi semangat-semangatnya mengumpulkan poin (baca : pahala) di bulan penuh berkah. Saya niat banget bisa dapat malam Lailatul Qadar, itu kata saya dalam hati.

Biasanya selesai shalat Tarawih pulang ke rumah langsung nonton TV (Acara TV pas Ramadhan kan bagus-bagus). Tapi malam itu saya tidak menunaikan ritual itu. Rasanya pengen banget baca Al-Quran. Setelah tamat satu juz, rasanya nggak pengen berhenti ngajinya. Saya sambung lagi baca surah Ar-Rahman dan membaca terjemahannya. Men-taddaburi setiap kata demi kata sampai tak terasa air mata ini berlinang. Sudahkah saya mensyukuri nikmat-Mu ya Allah?

Lanjut membaca surah Al-Waqiah beserta terjemahannya. Saya meresapi kata demi kata. Kembali air mata ini berderai. Kita tak akan pernah tahu di akhirat nanti kita akan masuk ke golongan mana?

Saya merasakan kenikmatan rohani yang sangat dahsyat. Saya belum mau berhenti, padahal jam dinding sudah menunjukkan pukul 23.30. Surah Al-Mulk saya baca dengan niat mengirimkannya untuk Almarhum Puang (baca : Ayah). Air mata semakin berderai.

Setelah ngaji langsung tidur deh. Ketika tidur saya bermimpi melihat bulan purnama. Tapi yang ini bukan bulan purnama biasa. Bulan yang amat sangat luar biasa besar dengan cahaya yang terang benderang. Subhanallah.... saya sangat terkesima dan bahagia melihatnya. Dan saya pun terbangun. Apakah ini pertanda saya mendapatkan malam Lailatul Qadar? Wallahu A'lam Bishawab.  






1 comments:

  1. Semoga kita termasuk yg beruntung mendapatkan malam Lailatul Qadar ya, Nu. Aamiin...

    ReplyDelete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners