9/08/2016
6
Setelah menikah, biasanya pengantin baru ingin membeli rumah baru untuk membangun rumah tangga. Daripada harus terus “nebeng” di rumah mertua, para pasangan muda pun memilih untuk memiliki hunian sendiri. Mereka yang masih belum memiliki dana cukup, memilih untuk mengontrak rumah atau sewa apartemen hingga mampu membeli rumah.

Beberapa yang beruntung dan memiliki dana cukup, memilih untuk membeli rumah atau apartemen. Namun, mana yang harus dibeli sebagai tempat hunian? Apakah rumah tapak yang dari dulu menjadi andalan pilihan hunian banyak masyarakat, atau apartemen yang kini sudah mulai menjamur dan memiliki lokasi strategis dan fasilitas komplit?



Pasangan baru memang dibebaskan memilih hunian yang diinginkan, apakah ingin yang berlokasi strategis seperti apartemen, atau yang memiliki lingkungan ramah seperti perumahan.
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan membeli rumah tapak dan apartemen untuk memberikan masukan bagi Anda yang ingin membeli hunian baru.

Apartemen
Apartemen memiliki beberapa kelebihan untuk para pengantin baru. Apartemen biasanya memiliki banyak fasilitas lengkap mulai dari sarana olah raga, kesehatan, dan hiburan. Selain itu, membeli apartemen juga cocok untuk investasi. Anda bisa menyewakan apartemen jika ingin membeli rumah atau hunian baru. Apartemen juga umumnya terletak di lokasi strategis di tengah kota yang mudah akses transportasinya.

Namun, Apartemen juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah penghuni apartemen yang individualis dan tidak peduli. Selain itu, apartemen juga biasanya memiliki banyak aturan dari pengembang sehingga mengganggu aktivitas.

Rumah
Memiliki rumah juga memiliki beberapa keunggulan. Rumah dapat dijadikan investasi jangka panjang hingga 20-30 tahun. Sangat cocok bagi anda yang ingin mengumpulkan biaya untuk masa tua. Status kepemilikan pun jelas, dalam artian pemilik memiliki tanah tempat bangunan berada. Selain itu, pemilik rumah juga bebas untuk merenovasi rumah sedemikian rupa sesuai kebutuhan. Lingkungan perumahan biasanya ramah dan juga baik untuk lingkungan anak.

Namun, rumah juga memiliki kelemahan. Harga rumah dan tanah yang tinggi membuat harga rumah di dalam kota tidaklah terjangkau. Rumah yang terjangkau kini berada cukup jauh dari pusat kota. Tidak hanya itu, rumah pun biasanya membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit.

6 comments:

  1. saya lebih nyaman punya rumah daripada apartemen :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... lbh leluasa membangun ke atas, ke depan, ke belakang ya :D

      Delete
  2. Imho, Rumah dan apartemen sama aja sih bisa individualis. Kembali ke orangnya masing2

    ReplyDelete
  3. Setiap orang sih pasti memiliki pendapat masing2 ya mbak... tapi kalo pendapat saya sih mending punya rumah sendiri.. hehe.. :) #masih impian :-) tapi gk papa.. semoga terwujud beberapa tahun lg.. Amiiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. YUPSS.. BTUL..
      lebih enak rumah sendiri.
      Smog impiannya terwujudnya. Aamiin

      Delete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners