1/13/2012
4
Bismillahirrahmanirrahim....

Alhamdulillah... akhirnya baru sempat menulis catatan pengalaman saya selama liburan akhir tahun di Jakarta dan Bandung bersama Ibu saya dan rombongan ibu guru TK Islam Maradekaya.

Seminggu lebih liburan dari tanggal 25 Desember 2011 s/d 1 Januari 2012 Alhamdulillah sungguh menyenangkan dan memberikan pengalaman baru (heehehe... jadi Tour Guide rombongan Ibu guru TK. Islam Maradekaya). Kami bersepuluh termasuk saya, ibu saya (Surdiana Amir), kepala sekolah (Ibu Hamsinah), lima ibu guru (Ibu Ani, ibu, Ida, Ibu Suleha, Ibu Eni, Ibu Jum), Dilla (keponakan kepala sekolah), Si kecil Adil (Anaknya Ibu Ida).

Berikut sedikit catatan liburan saya yang berkesan selama seminggu.

Hari Pertama (Minggu, 25 Desember 2011)

Berangkat dari Sultan Hasanuddin Airport berbeda dua jam dengan rombongan Ibu guru TK. Islam Maradekaya karena kami menaiki pesawat yang berbeda saya naik Sriwijaya Air dengan waktu keberangkatan pukul 14.05 WITA, sedangkan rombongan ibu guru naik pesawat Garuda Indonesia 16.00 WITA. Loh kok bisa beda pesawat sih??? 

Begini ceritanya. Ibu saya dan teman-temannya sudah membooking tiket Garuda Indonesia sejak 3 bulan yang lalu. Saya baru membooking tiket dua minggu sebelum keberangkatan. Untuk pesawat Garuda dengan hari yang sama harganya pada saat itu sudah melambung tinggi. Nah... saya ceki-ceki tiket Online di Internet ternyata Sriwijaya Air masih ada tiket promo untuk tanggal 25 Desember 2011 dan  1 Januari 2012.

Alhamdulillah, Allah masih memberiku kesempatan untuk menikmati perjalanan udara (hehehe... terus terang naik pesawat adalah hal yang sangat kusukai) karena saya bisa melihat pemandangan-pemandangan indah dari udara ketika setelah tinggal landas ataupun akan mendarat. Selain itu kita bisa bisa berada diantara kumpulan awan putih (serasa bagai di surga). Sungguh ciptaanNya begitu sempurna. 
Terima kasih juga buat Wright Bersaudara yang telah menciptakan pesawat terbang, sehingga manusia bisa terbang ke angkasa dan bepergian jarak jauh dengan waktu tempuh yang singkat.

@Bandara Soekarno-Hatta.... Alhamdulillah tiba dengan selamat di Jakarta, saya masih harus menunggu ibu dan teman-temannya di terminal 1B selama 2 jam. Huff... lumayan bete harus menunggu dan duduk berjam-jam, bikin pantat tepos saja hehehhe. Untungnya saya membawa my leppy dan modem anti lelet, so.... bisa OL sambil menunggu kedatangan Ibu-ibu itu.

Akhirnya Ibu saya dan teman-temannya tiba di Bandara Soekarno-Hatta tapi berbeda terminal dengan saya. Ternyata untuk maskapai Garuda Indonesia terminalnya di 2F. Otomatis saya yang harus mengunjungi mereka. Saya tanya petugas bandara katanya jarak terminal 2F cukup jauh ga bisa pake jalan kaki, harus naik Damri ataupun Taxi. Huff.. ternyata memang jaraknya cukup jauh....

Alhamdulillah ketemu juga dengan rombongan Ibu-ibu guru TK. Islam Maradekaya, tenyata dua mobil jemputan milik Ketua Yayasan TK. Islam Maradekaya sudah menunggu kami. Mereka mengantar kami ke rumahnya di Jatiwaringan Antilop, Pondok Gede - Bekasi.


Subhanallah.. rumah paling keren yang pernah ku kunjungi, begitu indah dan asri. Kami menginap semalam di sana sebelum bertolak ke Bandung keesokan harinya.

Hari Kedua (Senin, 26 Desember 2011)

Sebelum kami ke Stasiun Gambir untuk naik kereta menuju Bandung, setelah sarapan pagi kami diajak dahulu untuk berkunjung sejenak di rumah Hj. Arra (masih di area Jatiwaringin). Ternyata rumah Hj. Arra bersebelahan dengan rumah Irfan Hakim (tau kan... presenter ngetop itu). Sayang si Irfan Hakimnya lagi tak ada di rumahnya, kami hanya bisa melihat hewan-hewan piaraan Irfan Hakim yang lagi nongkrong di Taman Kompleks (pas di depan rumahnya), ada Burung hantu, Burung Kakatua, Kura-kura, dll.




Melanjutkan perjalanan pagi itu, kami ke Stasiun Gambir, naik Kereta Argo - Parahyangan dengan harga tiket Rp. 45.000, dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam. Alhamdulillah sampai juga di Stasiun Bandung. Untuk Tour Guide di Bandung kami di bantu oleh Ibu Eka (Anak Ketua Yayasan, yang juga lagi studi di UPI Bandung. Beliau dosen di Akademi Pariwisata - Makassar). Berhubung ini pertama kalinya saya ke Bandung, jadi ga bisa jadi Guide hehehe.. bisa-bisa nyasar lagi.

Dari Stasiun Bandung Ibu Eka mengajak kami ke Pasar Baru untuk santap siang dan berbelanja juga boleh. Cukup berjalan kaki saja karena jarak Stasiun ke Pasar Baru lumayan dekat. Hehehehe.. namanya Ibu-ibu lihat barang-barang murah serasa mau di borong semua sudah lupa kalau mereka sudah kelaparan (Ckckkckck... Ibu-ibu.... makan siang dulu bu... baru borong, lagipula belum sholat Dhuhur kan).

Hari sudah beranjak sore, para pedagang mulai mengepak barang pertanda pasar baru sudah akan di tutup. Ibu-ibu guru sudah pada menenteng barang bawaan (buat oleh-oleh khas bandung). Yang masih jadi pertanyaan saya dimana kami akan menginap selama 3 hari di Bandung??? (itu urusannya Ibu Eka, dia kan yang tahu seluk beluk kota Bandung).

Dari depan Stasiun Bandung kami pun naik angkot (entah menuju kemana???? hehehe masih rahasia). Setelah beberapa menit perjalanan di atas angkot sambil memandangi suasana kota Bandung yang sejuk di sore hari, saya memperhatikan nama-nama jalan yang kami lalui. Sampailah kami pada sebuah jalan yang cukup familiar (yang pernah saya dengar dan baca) Jl. Geger Kalong (Loh... ini kan kompleks Ponpesnya Aa Gym).


Ups.. ternyata benar, kami menginap di Pondokan di area kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhid (Horeeee.... Alhamdulillah.. teriakku dalam hati, Subhanallah... Ini keinginanku yang tersimpan selama bertahun-tahun, mengunjungi pondok pesantren milik Aa Gym. Ternyata Allah memang mengabulkan keinginan kita di waktu yang tepat) dan tak pernah juga terlintas di pikiranku akan menginap, paling cuma mengunjungi beberapa jam saja (Ternyata... Allah memberikan lebih dari yang kuinginkan... Alhamdulillah)
* Untuk pengalaman saya selama di Ponpes Daarut Tauhid akan saya buatkan postingan khusus (Sabar ya...)

Hari Ketiga (Selasa, 27 Desember 2011)

Hari ketiga, kami berjalan-jalan ke Tangkuban Parahu - Subang, Jawa Barat dan berkeliling kota Bandung hingga malam. Mencicipi nasi bakar bandung, beli molen di Kartika Sari, beli Brownies Amanda, dll



Hari Keempat (Rabu, 28 Desember 2011)

Siap-siap mau pulang ke Jakarta, kali ini kami tidak menggunakan kereta api lagi tapi memakai mobil travel. Setiba di Jakarta kami menginap di Hotel Permai Jl. Mangga Besar Raya. Hotelnya strategis dekat jalur busway, jalur angkot ke stasiun kota, ke mangga dua, dan penjual makanan banyak di sekitar hotel

Hari Kelima (Kamis, 29 Desember 2011)

Mulai jadi Tour Guide nich (Setahun merantau di Jakarta, Alhamdulillah tahulah sedikit Jalan di kota tersebut).  Paginya saya mengantar rombongan Ibu-ibu TK ke Departemen Pendidikan Nasional Jl. Jend. Sudirman samping Ratu Plaza. Kami menggunakan sarana transportasi Busway jurusan Blok M (Hehehehe.... selamat menikmati ibu-ibu... merasakan berdesak-desakan, dorong-dorongan, dan terjepit diantara penumpang Busway).


Habis dari Departemen Pendidikan Nasional saya mengajak Ibu-ibu guru jalan-jalan ke Monumen Nasional . Masih tetap memakai Busway menuju ke sana. Setelah dari Monas naik andong dech ke Masjid Istiqlal untuk sholat dhuhur.



Capek berkeliling monas, sorenya kami pulang ke hotel. Saking lelahnya ibu mengajak saya menikmati fasilitas hotel yakni pijat refleksi + luluran (lumayan murahlah Rp. 100.000).
Mantap... abis di pijat, capeknya jadi hilang ^_^

Hari Keenam (Jumat, 30 Desember 2011)

Wisata belanja ke Tanah Abang dan Mangga Dua. Dari hotel ke tanah abang cukup strategis tinggal naik angkot 08 nyampe dech... Abis dari Tanah Abang kami  ke Mangga Dua. Kali ini saya tidak ikutan berbelanja, saya cuma ngantarin ibu-ibu guru ke ITC Mangga Dua dan saya langsung ke Stasiun Kota mau ke Kalibata City Square mau kopdaran dengan teman-teman grup FB di Blind Cafe. Cafe yang unik, sebuah sensasi menikmati makanan di ruang gelap gulita, seperti yang dirasakan oleh teman-teman kita penyandang tuna netra. Kafe ini dikelola oleh teman-teman penyandang disabilitas tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, dan tuna grahita.
* Untuk pengalaman saya berkunjung ke Blind Cafe akan saya buatkan postingan khusus (Sabar ya...)



Hari Ketujuh (Sabtu, 31 Desember 2011)

Hari terakhir di penghujung tahun, rencananya mau ke Dufan tapi gak jadi soalnya uang ibu-ibu sudah pada menipis gara-gara borong kemarin di Mangga Dua dan Tanah Abang. Tapi anehnya katanya duitnya udah menipis kok teman-teman ibu saya pada ke Tanah Abang lagi ya (ckckckck... dasar Ibu-ibu).
Saya dan Ibu tidak ikutan ke Tanah Abang, kami hanya tinggal di hotel. Bosan kering di hotel akhirnya kami juga keluar jalan-jalan ke Plaza Indonesia.

Malam tahun baru kami di hotel saja, soalnya mau jalan ke monas udah macet banget. Walaupun ga kemana-mana tapi acara tahun baru tetap meriah. Make a wish ^_^

Hari Kedelapan (Minggu, 1 Januari 2011)

Hujan, padahal kami mau ke rumah om saya di Radio Dalam. Harus berhujan-hujan ria dech, dan berdesak-desakan di Busway. Habis dari rumah om kami ke Blok M (Lagi-lagi Ibu-ibu pada borong, katanya duitnya menipis??? ckkckkckck....)

Malamnya nyampe di hotel, siap-siap untuk pulang. Pesawat kami jam 00.30. Bye..bye... jakarta... See u later ya ^_^








4 comments:

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners