Penting! Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

 


 "Oh no... apa ini?" kataku pada diri sendiri ketika pertama kali melihat bercak darah di pakaian dalam yang saya kenakan siang itu. Usiaku masih sekitar 13 atau 14 tahun saat kali pertama kedatangan tamu bulanan. Kaget, takut, malu, dan tidak tahu harus ngapain. Awalnya saya masih malu-malu bilang ke ibu kalau saya mendapatkan menstruasi, saya coba mengatasinya sendiri dengan memakai beberapa lembar tissue di pakaian dalam saya. Tapi lama kelamaan volumenya bertambah banyak dan saya sudah tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya mau tidak mau saya harus jujur kepada Ibu. 

Setelah mengetahuinya, ibu memberi saya pembalut dan mengajarkan cara memakainya serta cara membersihkan dan membuang pembalut bekas pakai. Saya juga banyak dinasehati dan diwanti-wanti "Kamu sudah menstruasi artinya sekarang sudah jadi anak gadis, harus bisa jaga diri ya. Hati-hati jika bergaul dengan kawan laki-laki bla... bla... bla...".

Setiap perempuan mungkin punya pengalaman haid pertama yang hampir mirip seperti saya, benar ga ladies? 

 


 

Btw, beberapa waktu yang lalu tepatnya 27 Mei 2021 saya ikutan Webinar "Sehat dan Bersih saat Menstruasi" yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psiklog Klinis (IPK) Indonesia, dan Mundipharma. Webinar tersebut dibuat dalam rangka menyambut Hari Kebersihan Menstruasi yang diperingati tiap tanggal 28 Mei. 

Webinarnya berlangsung seru dan diikuti oleh 1000 perempuan Indonsia. Salah satu tujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kebersihan saat menstruasi. Adapun pembicara yang hadir dalam webinar tersebut antara lain :

1. Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH.

2. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengembalian Penyakit (P2P) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi.,

3. Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi

4. Betadine Feminine Care Product, Adi Prabowo

Dan untuk master of ceremony-nya adalah mba Novita Angel.

 

Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Paparan perdana dibuka oleh Ibu Dwiana Ocviyanti yang menjelaskan tentang Sehat dan Bersih saat menstruasi yaitu dengan menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM).

 

Perempuan harus dapat menggunakan pembalut yang bersih, dapat diganti sesering mungkin selama masa periode menstruasi. Jika kurang menjaga kebersihan di masa menstruasi akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti : Infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, infeksi jamur, dan peningkatan risiko kanker serviks.

Ketika haid, resiko infeksi meningkat karena jumlah bakteri buruk di vagina bertambah karena turunnya keasaman yang ada di vagina karena adanya darah haid. Di saat ini penting banget MKM untuk diterapkan. Apa saja yang harus dilakukan?

1. membersihkan vagina dengan benar, teliti dan berkala

2. Gunakan air bersih mengalir dengan cairan pembersih antiseptic dengan PH yang sesuai dan dapat digunakan pada saat menstruasi

3. Gunakan pembalut yang bersih dan dapat menyerap darah dengan baik

4. Mengganti pembalut minmal 4 jam sekali

5. Apabila terdapat keluhan yang tidak normal , maka dianjurkan memeriksakan ke dokter

 

Untuk MKM yang lebih lengkap, silakan baca infografis dibawah ini

Selain itu ibu Dwiana juga memberikan fakta mencegangkan bahwa di Indonesia kesadaran perempuan akan pentingnya manajemen kebersihan selama periode menstruasi masih sangat rendah.

  • 1 dari 2 anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi untuk pertama kalinya
  • 1 dari 3 anak perempuan mengganti pembalutnya setiap 4-12 jam. Sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari
  • 1 dari 3 anak perempuan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut

 

Ibu Bicara Menstruasi

Topik kedua yang dibahas pada webinar tersebut tentang Ibu Bicara Menstruasi (Peran Ibu untuk Edukasi Anak Perempuan tentang Sehat dan Bersih Saat Menstruasi) oleh Ibu Anna Surti Ariani.

Dibuka dengan data dari UNICEF pada tahaun 2020 bahwa 1 dari 4 anak tidak pernah menerima informasi tentang menstruasi sebelum menarke (menstruasi untuk pertama kalinya)

Mengapa seorang remaja sulit untuk berbicara tentan menstruasi?

  • Pembicaraan menstruasi masih dianggap tabu
  • Ibu bingung mau memulai pembicaraan menstruasi dari mana
  • Ibu kurang pengetahuan/pengalaman untuk bicara menstruasi
  • Remaja meragukan kemampuan ibu untuk menjelaskan tentang menstruasi

 So, siapa saja yang diharapkan bisa menjadi sumber informasi tentang menstruasi

  1. Ibu
  2. Teman/saudara perempuan
  3. Guru di sekolah
  4. Petugas kesehatan
  5. Buku, film/video, artikel, internet, dll 

 Terus apa saja sih efeknya jika pembicaraan tentang menstruasi ini tidak di komunikasikan?

  • akan menimbulkan emosi negatif seperti takut, cemas, malu, marah, dll
  • remaja menjadi kurang siap menghadapi menarke
  • akan menyebabkan kesalahpahaman tentang menstruasi

Nah, kalau menstruasi ini dibicarakan apakah ada efeknya?

  • Kesehatan reproduksi remaja menjadi lebih baik
  • Menunda hubungan seksual pertama
  • Mengurangi risiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas
  • Relasi ibu-remaja lebih dekat

 Berikut tips untuk mendiskusikan menstruasi dengan anak :


Dukungan Pemerintah Dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi

Pembicara berikutnya adalah Ibu Dwi Oktavia membahas tentang dukungan pemerintah dalam manajemen kebersihan menstruasi. Ibu Dwi membeberkan fakta bahwa :

  • 1 dari 4 anak di Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi tentang menstruasi sebelum mereka mendapatkan mentruasi pertama (UNICEF Indonesia)
  • 1 dari 5 anak perempuan tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hami; (SDKI, 2017)
  • 1 dari 2 anak perempuan yang mengetahui bahwa menstruasi itu adalah tanda fisik perempuan bisa hamil (UNICEF, 2019)
  • 1 dari 6 anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih pada saat menstruasi, alasan utama karena takut di bullying apabila ketika menstruasi darah tembus ke rok seragam (UNICEF, 2015)
  • Hanya 5 dari 10 anak perempuan yang tahu apa yang harus dilakukan selama menarke
  • Hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mengganti pembalut setiap 4-8 jam, sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari
  • Hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mencuci tangannya sebelum dan sesudah mengganti pembalut

Adapun Program Kesehatan yang Mendukung Kesehatan Reproduksi Remaja.

  • UKS : Usaha Kesehatan Sekolah merupakan kolaborasi sekolah dengan puskesmas dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah
  • Posyandu Remaja : Pos Pelayanan Terpadu Remaja adalah sebuah wadah Pos Kesehatan Remaja yang memfasilitasi dan memahami seluk beluk remaja masa puber
  • Aku Bangga Aku Tahu : Giat penyuluhan rutin ke sekolah terkait kesehatan reproduksi dan Penyakit Infeksi Menular Seksual
  • Vaksinasi HPV : Menjadi salah satu pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dengan sasaran anak kelas 5 dan 6 SD untuk mengurangi risiko Kanker Serviks


Kampanye Edukatif #YangIdeal

Pembahasan berikutnya adalah tentang Kampanye Edukatif #YangIdeal oleh Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi dan dari Betadine, Adi Prabowo. Mundipharma Indonesia melalui Betadine Feminine Care melakukan kampanye Edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan, salah satunya dengan menggunakan pembersih khusus untuk area kewanitaan yang ideal.

Betadine Feminine Care memiliki rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas. Mulai dari produk yang mengandung prebiotik yang bisa digunakan setiap hari, pembersih kewanitaan yang mengandung sirih dan prebiotik yang bisa digunakan saat menstruasi, dan pembersih kewanitaan yang mengandung antiseptik khusus digunakan pada saat terjadi infeksi, serta ada juga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik.

Apa saja Produknya?

  • Betadine Feminine Wash memberikan perlindungan alami untuk aktivitas sehari-hari 
  • Betadine Hygiene telah terbukti mengatasi keputihan berlebih, gatal, bau tak sedap dan iritasi ringan yang kerap terjadi saat menstruasi.

Pengen punya rangkaian lengkap Betadine Feminine Care?

Yuk mampir ke lapaknya Betadine Official di Shopee dan Tokopedia
 

 

Sekian dulu ya reportase saya tentang Webinar Sehat dan Bersih saat menstruasi, Alhamdulillah dapat banyak ilmu baru 😊

Semoga bermanfaat!

37 comments :

  1. alhamdulillah memang banyak ilmu dan pengetahuan baru seputar MKM dari webinar ini..

    ReplyDelete
  2. Ibulah yang memang berperan penting dalam mengedukasikan tentang menstruasi kepada anak perempuannya jangan sampai bertanya kepada temannya atau lewat internet ya

    ReplyDelete
  3. Edukasi soal menstruasi memang perlu banget loh, biar ketika si gadis ngalamin menstruasi pertamanya, dia nggak kaget lagi dan telah siap menghadapinya dengan senyuman

    Sekarang mah nggak perlu tabu lagi, setiap orang tua perlu banget edukasi sejak dini mengenai menstruasi kepada setiap anak gadisnya. Orang tua juga wajib menambah ilmu soal menstruasi, jadi bisa memberikan penjelasan yang komprehensif sekaligus berbagi pengalamannya.

    ReplyDelete
  4. iya ya mbak nunu, webinar ini sangat membantu perempuan agar selalu melakukan manajemen kebersihan menstruasi ya
    agar kesehatan dan kebersihan area kewanitaan tetap terjaga

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah bisa dapat banyak ilmu di webinar ini ya Mbak? Kini saatnya kita mengedukasi ananda dan perempuan sekitas untuk lebih memahami manajemen kesehatan menstruasi.

    ReplyDelete
  6. Penting banget ya edukasi menstruasi untuk anak perempuan supaya bisa menjaga kebersihan dan gak gampang kena penyakit.

    ReplyDelete
  7. Isi materinya sangat bermanfaat. Meski menstruasi sudah jadi teman rutin tiap bulan, tapi ternyata masih ada hal baru yang kudapatkan dari zoominar kemarin. Pas banget karena sebentar lagi anakku baligh, bisa jadi bahan obrolan sama anak.

    ReplyDelete
  8. webinar ini sangat bermanfaat buat perempuan dan para ibu yang akan memberikan pengetahuan menstruasi kepada anak perempuannya.

    ReplyDelete
  9. Bener banget nih, memang harus ditekankan mengenai pentingnya mengajarkan anak tentang apa itu menstruasi dan menjaga kebersihan saat menstruasi.

    ReplyDelete
  10. penting nih ternyata untuk tahu lebih dalam lagi tentang menstruasi, biar lbh aware sama kesehatan dan kebersihan organ intim ya :)

    ReplyDelete
  11. Webinar ini meninggalkan banyak pengetahuan, betapa pentingnya menjaga kebersihan area kewanitaan saat menstruasi. Peran ibu juga penting untuk mengedukasi anak-anaknya.

    ReplyDelete
  12. Seneng sekali ya mba bisa ikut hadir di Zoominar ini, selain banyak ilmu yg didapatkan, kitapun jadi semakin tahu tentang pentingnya edukasi masalah Menstruasi.

    ReplyDelete
  13. Nah kan, anak perempuan saya juga malu-malu saat haid pertama datang. Untungnya ada acara webinar ini. Step-step mengedukasinya bisa saya terapkan. Bismillah

    ReplyDelete
  14. Ya ampun, dulu pas awal menstruasi, saya kurang paham. Nggak ngerti cara pakai pembalut. Mana ibuk pas jualan, dan cuma ayah yang di rumah. Baru bisa pakai pembalut ya pas sore waktu ibu pulang dari pasar.

    ReplyDelete
  15. ibu punya peran penting dalam edukasi tentang menstruasi ini ya mbak
    btw, Betadine ini produknya lengkap ya

    ReplyDelete
  16. Aku suka banget ikut webinar ini, larena materinya sangat dalam dan gampang diikuti. Reminder banget buat aku pribadi betapa pengingnya update terus informasi seputar masalah perempuan

    ReplyDelete
  17. Bener banget nih kak. Ibu tuh sebenernya pengen banget ngomongin tentang menstruasi. Tapi kadang si ibu takut nggak bisa jawab pertanyaan anak. Seneng banget ada acara ini. Menambah pengetahuan banget

    ReplyDelete
  18. thank you for sharing. Jujur jadi dapat ilmu baru dan momen aha kok aku baru tahu ya. Zoominar yang keren membahas hal-hal yang terkesan tabu padahal perlu banget untuk dibahas

    ReplyDelete
  19. Bener banget ya, Mba. Memberikan edukasi tentang MKM ini perlu dilakukan sejak dini. Ibu sangat berperan dalam pemberian informasi tentang kesehatan reproduksi ini terhadap anaknya, terutama anak perempuan

    ReplyDelete
  20. Nah iya mba Nunu saya juga gitu pas pertama kali dapat sempat kaget karna ibu saya dulu lom memberikan arahan saat menstruasi

    ReplyDelete
  21. Kebetulan anakku perempuan semua, dari sini jadi tahu ternyata menstruasi pun ada manajemen kebersihan kesehatan menstruasinya juga.
    Biar anak lebih siap menghadapi menarke nantinya

    ReplyDelete
  22. Aku jg dulu panik dan malu ngomong sama mama hihi Menstruasi itu hal sensitif buat anak perempuan y

    ReplyDelete
  23. Materi dari webinar ini gak bisa dilewatkan sedikitpun menurutku, soalnya semuanya bermanfaat banget ya mbak. Mulai dari segi kesehatannya, segi psikologi, sampe ternyata pemerintah pun turut memberikan perhatian hingga ada undang-undangnya.

    ReplyDelete
  24. Betadine sangat mengerti dan melengkapi kebutuhan para perempuan yang kalau saat menstruasi punya masalah dan suka sakit. Dengan begitu kebersihan dan kesehatan saat menstruasi bisa tetap terjaga ya ...

    ReplyDelete
  25. Awal mendapat mens pasti bukan hal mudah bagi anak perempuan. Terlebih ketika dia belum punya info dan kesiapan. Dan itu dialami banyakkk sekali anak2 perempuan di Indonesia

    ReplyDelete
  26. Bener banget y, tugas seorang ibu itu tidak hnya hmil dan melahirkn tpi punya kewajiban memberi eduksi kepada putra puytrinya termasuk ketika dapat mens pertama kali

    ReplyDelete
  27. penting sekali untuk kita membekali diri dengan edukasi manajemen kebersihan saat menstruasiini ya mbak. baik untuk diri maupun untuk anak cucu kita.

    ReplyDelete
  28. Selama menstruasi kadang suka lupa utk menerapkan MKM. Tp setelah ikut webinar kemarin makin ngerti kenapa kita ga boleh melupakan kesehatan dan kebersihan area kewanitaan.

    ReplyDelete
  29. Ternyata ibu punya peran penting ya mbak untuk mengedukasi tentang manajemen kebersihan menstruasi ngak hanya untuk anak perempuan saja tapi juga anak laki-lakinya meskipun terus terang aku masih risih bicara menstruasi hehehe...syukurkan ikutan webinar ini bikin saya tambah teredukasi.

    ReplyDelete
  30. Webinar yang sarat dengan misi positiv semoga semakin banyak yang tercerahkan. Saya sendiri menjadi tercerahkan soal pembersih kewanitaan yang juga ada yang aman ini.keren ka detil infonya

    ReplyDelete
  31. Lengkap banget pembahasan nya, Ibu mmg sosok terdepan utk materi menstruasi ini ya mb, jadi penting banget Ibu membekali diri dengan informasi ini ya mb

    ReplyDelete
  32. kalau yang dukungan pemerintah dalam bentuk vaksin hpv itu bakalan ada di seluruh Indonesia nggak ya? lumayan banget kalau betulan ada. heu

    ReplyDelete
  33. Aku setuju banget dengan Kampanye Edukatif Yang Ideal dari Mundhifarma ini. Beneran berguna untuk para perempuan Indonesia. Yuk kita bisa yuk.

    ReplyDelete
  34. Bersyukur banget bisa ikutan webinar ini, karena banyak banget ilmu yang bisa didapatkan seputar manajemen kesehatan menstruasi.

    ReplyDelete
  35. Wiwin | pratiwanggini.netJune 12, 2021 at 10:42 AM

    Pas baca ini pas barengan dapat menstruasi. Saya jadi tertarik nih, kak, untuk nyobain Betadine Feminine Care yang khusus untuk saat mens.

    ReplyDelete
  36. Nah setuju kak , jadi ibu zaman now harus luas ya pengetahuan terlebih tentang kesehatan menstruasi seperti ini. Karena remaja jadi terbimbing dan tidak salah arah jika sudah mendapatkan menstruasi.

    ReplyDelete
  37. Kebanyakan orangtua saatberkomunikasi dengan anak-anaknya terburu-buru atau masih sangat tabu membicarakan hal mengenai menstruasi. Padahal sumber yang paling utama dan dipercaya sang anak.

    ReplyDelete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

My Instagram

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates