2/17/2013
0


Sejuk meniup ubun-ubunku
Semilir angin menyentuh raga
Meresapi  hingga ke sukma
Merasuk ke relung-relung jiwaku

Sepoi-sepoi... sang angin bagaikan menari
Merayu alam yang lagi kasmaran
Bersenandung merangkai melodi
Langit biru ikut memberi senyuman

Ah.... Indahnya sore itu
Duduk di atas pasir putih menikmati senja
Menatap lurus yang ada hanya laut
Yang bagaikan berkaca dengan langit biru
Mentari perlahan turun dari singgasananya
Mentari pun berseru kepada langit "Jinggalah"
Si Langit menurut, perlahan langit berubah jingga
Laut tak mau kalah, 
riak-riak air lautan memantulkan rona jingga sang mentari

Mentari seakan pergi jauh meninggalkan horizon
Bulan sabit mulai mengintip
Bersiap-siap menggantikan singgasana Sang mentari
Sayup-sayup adzan berkumandang
Memanggil hamba-hamba beriman untuk menghadap-Nya




Nb : Ini puisi atau apa ya??? terserah pembaca, silakan menilai.
        Intinya saya ingin menggambarkan keindahan suasana senja di sore hari









 




0 comments:

Post a Comment

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners