Nunu Amir Blog
  • Home
  • About
  • Disclosure
  • Features
    • Berbagi
    • Digital
    • Review
      • Gadget
      • Produk
      • Webinar
      • Website
      • Buku
      • Kesehatan
    • Slice of Life
    • Buku Saya
    • Religi
    • Traveling
    • Resep
  • Contact Us
Listrik seperti yang kita ketahui bersama memiliki peran penting di era modern ini. Listrik boleh dibilang sudah menjadi kebutuhan primer bagi kita karena listrik dapat memberikan penerangan di kala malam yang gelap gulita. Bukan hanya bermanfaat untuk penerangan tapi juga untuk mengaktifkan barang-barang elektronik yang ada di rumah kita misalnya televisi, lemari es, pemanas nasi, dispenser, mesin cuci, kipas angin, komputer PC, mengisi daya handphone dan laptop, dan banyak lagi yang lainnya.

Listrik selain untuk komsumsi rumah tangga juga beperan penting dalam dunia industri, teknologi informasi, pendidikan, perkantoran, serta berbagai bidang lainnya sehingga bisa mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat.

Jika listrik padam betapa paniknya kita. Bisa kita bayangkan jika itu terjadi pasti keluhan dan umpatan keluar dari mulut kita "Yah... mati lampu laptopku lowbet lagi, terhambat deh tugas saya" ataukah "Yah mati lampu... ga bisa kerja nih... mana gerah lagi AC ga nyala".

Kalau listrik padam semua pekerjaan yang kita lakukan menggunakan alat-alat yang membutuhkan tenaga listrik akan jalan di tempat, membuat kita semakin bete dan stress. Apalagi jika ada pemadaman bergilir, huffttt... itu hal yang merugikan bukan terutama dalam bidang industri.

PT PLN sebagai BUMN dalam bidang kelistrikan tentunya memiliki tanggung jawab yang besar untuk memberikan pelayanan yang prima bagi para konsumennya. Tentunya PLN punya banyak PR untuk dikerjakan dan memperbaiki kinerjanya. 


Salah satu hal yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman listrik karena kurangnya suplai listrik yang ada apalagi jika musim kemarau, berkurangnya debit air pasti mempengaruhi pasakon listrik di PLTU dan PLTA.
Di daerah Sulawesi Selatan misalnya dulu sering terjadi pemadam listrik bergilir di karenakan berkurangnya suplai listrik dari PLTU Barru, PLTG Sengkang, dan PLTA Bakaru. Tapi saat ini suplai listrik di Sulawesi Selatan sudah mencukupi bahkan melebihi dari kebutuhan masyarakat dan industri karena telah dioperasikan sebuah PLTU baru di Jeneponto (sumber : esdm.go.id). 
Tentunya ini sebuah kabar baik bagi masyarakat dan PLN sendiri karena kualitas pelayanan PLN menjadi lebih baik dan diharapkan kedepannya PLN bisa memberikan inovasi baru bagi pelanggannya.

Berbicara tentang inovasi PLN memiliki layanan listrik prabayar : Listrik Pintar - Solusi Isi Ulang dari PLN. Dengan listrik pintar, kita bisa melakukan penghematan listrik sesuai kebutuhan dan kemampuan. Tentunya dalam hal ini kita turut mendukung misi PLN agar memberikan suplai listrik yang cukup kepada setiap pelanggannya. Seperti halnya pulsa isi ulang pada handphone, pelanggan terlebih dahulu harus membeli pulsa (voucher/token isi ulang). Voucher ini bisa diperoleh melalui ATM, loket-loket pembayaran listrik online, dan  indomaret terdekat.  (sumber : website PLN )

Di kantor tempat saya bekerja memakai layanan listrik pintar ini, biasanya kami membeli voucher Rp.100.000,- dan kami bisa menggunakan listrik hingga sebulan bahkan lebih. 
Jika saya bandingkan antara listrik pasca bayar dan prabayar, listrik prabayar jauh lebih menguntungkan karena token isi ulang mudah didapatkan dimana saja tanpa harus antri berjam-jam untuk membayar rekening listrik. Selain itu hemat karena kita dapat mengetahui kebutuhan listrik kita dan memakainya dengan bijak.


Harapan saya sebagai pelanggan setia, PLN bisa meningkatkan suplai listrik terutama bagi daerah-daerah terpencil yang belum tersentuh listrik sehingga bisa menerangi seluruh pelosok negeri ini , serta PLN memberikan inovasi-inovasi baru yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggannya.


*  Tulisan ini diikutkan pada lomba Aku dan PLN









7 Tips Menghilangkan Galau - Aku Galau!!! Itu kata sebuah iklan di Tipi. Kata ABG sekarang galau tuh lagi ngetrend. Oh ya... masa sih??? Iya lihat saja di status-status FB kebanyakan facebookers mania update status yang galau melulu.
Kadang saya capek lihat beranda FB "OMG!!! Berandaku penuh dengan status galau tingkat dewa para galauwan dan galauwati" (Trus... gue mesti bilang WOW gitu sama loh). Ckckckck.... Galau Mode On deh.




Galau.... galau.... dan galau terus....
Sebenarnya apa sih galau itu? Setelah ane searching-searching, berkelana dari blog satu ke blog lainnya akhirnya mendapatkan beberapa definisi tentang galau tersebut :


  • Galau versi KBBI Edisi V : Galau berarti kacau (tentang pikiran); Bergalau berarti (salah satu artinya) kacau tidak keruan (pikiran); kegalauan berarti sifat (keadaan hal) galau.
  • Galau, versi Google Translate dan Kamus Indonesia-Inggris John M. Echols dan Hasan Shadily :
    Bahasa Inggris galau adalah hubbub atau confusion. Yang artinya, galau lebih menonjol kepada sebuah suasana pikiran yang sedang dilanda kebingungan.
  • GALAU, versi bidang psikologi :
    Sebuah keadaan dimana kejiwaan seseorang yang memiliki rasa kurang percaya pada sahabat-sahabatnya. Dengan kata lain, saat ia memiliki sebuah masalah (lebih cenderung kepada hal percintaan) orang tersebut tidak mempercayai saran-saran dan keberadaan orang-orang terdekatnya, cenderung lebih mencintai kesendirian, kesakitan dan ketersesatan, merasa tidak (kurang) diperhatikan atau dicintai oleh orang-orang di sekitar, mencari perhatian dan merasa patut di kasihani dengan melakukan aktifitas “update status” pada situs jejaring sosial dengan kalimat-kalimat yang bermakna sakit hati dan kekecewaan, tidak percaya sepenuhnya pada rencana TUHAN. (sumber : gugling.com)
Dari definisi diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa galau itu sama dengan pikiran kita lagi kacau balau alias bingung. Ternyata kebanyakan galau bisa membahayakan juga loh karena bisa berdampak pada psikologis dan keimanan kita. Ya iyalah berbahaya karena kalau galaunya over dosis bisa saja menggiring kita melakukan hal-hal yang negatif misalnya memakai memakai obat terlarang dan minum minuman keras (misalnya es batu hehehe... bukan itu, maksud saya minuman yang memabukkan).
Dan galau itu menular loh.... ga percaya??? lihat saja di fb.

Yang membuat kita galau biasanya hal-hal yang membuat kita berada dalam keadaan dilematis sehingga membuat kita memikirkan berbagai kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan solusi. Nah kemungkinan tersebut yang membuat kita bingung dan pikiran kacau.



Trus, apakah ada cara untuk menghilangkan galau?
Ada dong, berikut 7 tips menghilangkan galau versi Nunu Sang Pemimpi (bukan versi on the spot loh)
  1. Be Calm, tenangkan diri dan pikiran. Caranya adalah cari tempat yang tenang jauh dari kebisingan. setelah mendapatkan tempat yang pas, duduk bersila, biarkan badan kita rileks dan santai. Atur pernapasan kita. Kosongkan pikiran. Tarik nafas tahan hingga 10 detik lalu hembuskan. Lakukan terus sampai 10 kali atau sampai merasa tenanglah (eits.... jangan sampai kentut loh)
  2. Bagi yang muslim sholatlah itu bisa membuat pikiran tenang, apalagi sholat malem. Cakep banget tuh!!! Yang non muslim beribadahlah sesuai keyakinan masing-masing. Intinya sih mendekatkan diri kepada yang Maha Esa
  3. Jangan lupa zikir, baca Al-Quran dan berdoa tentunya biar diberi cahaya hidayah biar bisa keluar dari masalah yang menggalaukan kita
  4. Nonton acara-acara komedi yang bisa membuat kita tertawa. Tertawa bisa membuat kita rileks, pernapasan jadi teratur, dan membuat otot muka kita yang tadinya kusut keriput menjadi kencang kembali. (Cepat... ganti channel nonton Sule, dkk)
  5. Jangan atau kurangi nonton sinetron karena itu membuat kita bertambah galau. Kebanyakan sinetron yang tayang di Tipi itu kurang mendidik dan membuat kita jadi cengeng dan melankolis. Layaknya opera sabun isinya cuma buih... emang mau di kasi buih??? (ane mah ogah)
  6. Makan yang manis-manis misalnya coklat dan es krim karena bisa memperbaiki mood kita (jangan banyak-banyak nanti giginya berlubang loh)
  7. Minum teh hangat karena menurut saya sih kalau minum teh ada sensasi tersendiri yang membuat pikiran kita tenang. (Apapun makanannya tetap teh.... ups... ga boleh iklan)
OK, itu tadi 7 tips menghilangkan galau, ada yang mau menambahkan? silakan layangkan di kolom komentar ^^
Jika setelah membaca dan mempraktekkan tips ini dan kamu masih galau, sepertinya kamu harus konsultasi sama psikiater deh....

So... 
Say No To Be Galauwan and Galauwati
Say Yes To GALAU (God Always Listen And Understanding)

Ku pikir telah terlupa
Ku rasa tak ada lagi cinta di hati
Hampa dan Tenang
Damai hidup ini tanpamu

Perih itu kembali menghujam hati
Segalanya terasa tiba-tiba 
Teringat tentangmu lagi
Merasakan rindu yang amat menyesakkan

Kau kembali lagi 
Menawarkan sehektar surga bagiku
Aku hampir terbuai 
Kembali ke lingkaran setan yang kita rangkai berdua

Ku tawarkan sepasang merpati
Tapi kau enggan menerimanya
Aku ingin kita berjalan sesuai normaNya
Aku tak mau mengikuti arus kesesatan yang tersihir indah

Tapi kau tak paham 
Bukannya aku tak ingin mencinta
Bukannya aku tak ingin merindu
Ataukah kau belum memahamiku dan memahamiNya

Kita memang tak cocok
Perbedaan pandangan  luas terhampar 
Ataukah kita tak dapat saling mencocokkan
Bagaikan sebuah persamaan linear tak terpecahkan

"Lupakan tentang kita" Baiklah!
"Hapus segalanya"  Baiklah!
"Buang yang telah ku beri" Baiklah!
Apakah semudah itu?

Lupa, Hapus, dan Buang itu mudah
Tapi hati mencinta itu hanya terkubur dalam
Suatu saat akan bangkit lagi
Berharap kau meraih cahayaNya
Dan kembali padaku dalam bingkai sakinah














 
Kemarahan Yang Bijak Terhadap Film Penghina Rasulullah itulah judul selebaran yang saya dapatkan pada Jumat Pagi di lampu merah Jl. AP. Pettarani (Fly Over). Sekelompok ikhwan berorasi dan sebagiannya lagi membagikan selebaran tersebut kepada pengendara motor dan pengemudi mobil yang ada di tempat itu. Ya, sebuah aksi simpatik Dep. Dakwah DPP Wahdah Islamiyah.



Membaca judulnya saja saya sudah tertarik. Sudah pasti bisa ditebak isinya tentang sikap kita terhadap film bernuansa SARA yang belakangan ini membuat ummat muslim di seluruh dunia gusar karenanya. Berbagai protes dan demonstrasi mengecam film tersebut bahkan ada yang menanggapinya dengan kekerasan. Misalnya saja Protes di Kantor Konsulat AS di Benghazi, Libya menewaskan empat warga AS, termasuk Duta Besat Christoper Stevens. Di Tunisia, sedikitnya 28 demonstran luka-luka dan 3 orang meninggal dunia. Di Sudan, korban jiwa sebanyak 3 orang. Di Yaman, empat orang pemrotes meninggal dunia dan 48 orang luka berat. Di Mesir, 53 polisi alami luka-luka ketika bentrok dengan pemrotes. (sumber : Tempo).

Chat BBM saya juga penuh dengan Broadcast yang mengecam hal tersebut mulai dari menyebarkan message tersebut sampai memasang foto Blackberry Profile dengan gambar bertuliskan protes terhadap penghinaan kepada Rasulullah. Terus terang saya tidak pernah menanggapi pesan dan himbauan tersebut karena saya sendiri merasa ganjil dengan pesan-pesan tersebut. 

Bukannya saya cuek ataukah sebagai umat muslim saya tidak merasa tersinggung karena ada sekelompok orang yang menghina Rasulullah. 
Secara pribadi saya juga marah tapi saya bertanya dalam hati, bagaimanakah sikap Rasullah terhadap orang yang menghina dirinya? Apakah beliau marah dan balik menghina? Apakah beliau memukul dan berbuat anarkis kepada orang yang menghinanya?
Saya jadi teringat sebuah kisah teladan Rasulullah dan pengemis Yahudi buta. Berikut kisahnya :

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya". Setiap pagi Rasulullah mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang beliau wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar R.A berkunjung ke rumah Aisyah. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?". Aisyah pun menjawab pertanyaan ayahnya "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah itu" tanya Abubakar R.A. "Setiap pagi Rasulullah SAW pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana" kata Aisyah.

Keesokan harinya Abubakar R.A pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Ketika Abubakar mulai menyuapinya si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu?". Abubakar menjawab "Aku orang yang biasa". "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku" Jawab pengemis itu. "Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini menguyah. Orang yang biasa datang itu menyuapiku tapi terlebih dahulu dihaluskan makanan itu setelah itu ia berikan kepadaku" Pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata "aku memang bukan orang yang biasa datang padamu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah mendengar cerita Abubakar RA pengemis itupun menangis dan berkata "Benarkah demikan? selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia". Akhirnya pengemis buta tersebut bersyahadat di hadapan Abubakar R.A.

Subhanallah, sungguh mulia sikap Rasulullah SAW. Beliau tidak marah dan balik menghina pengemis tersebut. Rasulullah SAW membalasnya dengan menunjukkan kemuliaan akhlaknya. Mengapa kita sebagai ummatnya tidak meneladani akhlak mulia beliau?
Marah dan protes itu wajar, tapi jangan sampai kita melakukan hal-hal yang anarkis. Bukankah itu yang mereka inginkan? Memancing kita, membuat kita marah dan membuat aksi brutal sehingga kita ummat islam dicap sebagai orang-orang anarkis bahkan gembong teroris.

Ok, kembali ke selebaran yang saya dapatkan tadi. Setelah naik di pete-pete (Angkutan Umum), saya pun membacanya dengan seksama. Subhanallah isinya sangat bagus awalnya saya pikir selebaran ini berisi hal-hal yang berbau provokatif. Ternyata saya salah besar, isinya sangat menarik dan inspiratif saya sendiri sampai menangis membacanya.


Halaman 1


Halaman 2

Apa yang membuat saya sampai menangis membacanya? Karena saya merasa disentil oleh beberapa paragraf dari selebaran tersebut.

Tentu saja kemarahan kita bukan kemarahan yang merusak, kemarahan kita tidak akan membuat kita menyakiti orang-orang yang tidak bersalah. Kemarahan kita adalah kemarahan yang sejalan dengan tuntunan Allah dan RasulNya.

Ingatlah bahwa sebab utama kebencian mereka kepada Rasulullah SAW karena mereka tidak mengenal beliau dengan benar. Karena itu, kemarahan kita seharusnya mendorong dan memotivasi kita untuk bergerak dan berperan menjadi agen-agen yang memperkenalkan Rasulullah SAW  kepada dunia.

Momentum ini seharusnya menjadi kesempatan emas kita menyebarkan semua kebaikan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Gunakan Blog, Facebook, Twitter, dan media apapun yang anda miliki untuk misi ini. Misi menyebarkan sosok pribadi dan ajaran mulia Rasulullah Muhammad SAW!

Kemarahan ini seharusnya diawali dengan upaya kita sendiri untuk lebih mendalami tentang kekasih kita ini, dan juga mendalami sunnah-sunnah yang diwariskan kepada kita. Jangan sampai kita marah kepada orang lain, lalu melupakan bahwa kita sendiri sebenarnya belum terlalu mengenal sosok dan ajaran Rasulullah SAW dengan baik.

Karena itu buktikanlah kemarahan itu dengan memulainya dari diri sendiri, lalu kepada keluarga kita, kemudian orang-orang di sekeliling kita. Inilah saatnya memulai gerakan "Mengenal Rasulullah dan sunnahnya"

Saya merasa tersindir dan membatin, saya memiliki blog lalu apakah pernah saya memposting tentang sosok pribadi dan ajaran Rasulullah SAW? ingatan dan hatiku berkata "Tidak pernah", atau dan kalaupun ada itu hanya kutipan beberapa hadist Rasulullah, jika dipresentasekan mungkin hanya 1-2% dari tulisan saya. Astagfirullah, betapa egoisnya saya. Di blog Nunu Sang Pemimpi  saya hanya menulis tentang curhatan saya, pengalaman-pengalaman, dan tulisan-tulisan tentang lomba-lomba yang saya ikuti.
Lalu apa yang saya tulis di status-status Facebook dan Twitter? Hatiku menjawab cuma kegalauan, keluhan, update lokasi dimana saya berada, dan berbagai status ga penting lainnya.
Mengapa saya tak pernah terpikir untuk menulis berbagai hal tentang Rasulullah? Tentu banyak kisah Inspiratif dari beliau yang patut kita teladani sebagai ummatnya. Saya merasa bersalah dan malu kepada Allah dan Rasulullah SAW.

Apakah saya sudah mengenal sosok Rasulullah dengan baik? Seberapa jauh saya mengenal beliau? Bagaimana kisah hidupnya? dan apa saja ajaran-ajaran mulianya? Apakah saya mencintai beliau? Seberapa besar cintaku terhadapnya? 

Astagfirullah, saya memang mengenal Rasulullah tapi belum tentu saya mengenal sosok beliau dengan sangat baik. Saya mungkin hanya tahu sebagian kecil dari kisah hidupnya yang sangat inspiratif. Lalu bagaimana dengan sunnah-sunnahnya apakah saya sudah mengamalkannya? Saya rasa tidak, masih banyak sunnah yang belum ku ketahui dan sunnah-sunnah yang telah kuketahui belum tentu saya mengamalkan dengan baik atau bahkan tak mengamalkannya. 

Satu hal yang membuatku takut, ada sebuah pertanyaan yang mungkin mudah menjawabnya saat ini tapi belum tentu di alam kubur kelak kita akan menjawabnya dengan baik dan benar. Ketika malaikat Mungkar dan Nakir bertanya kepada kita "Wa maa hadzaar rujululladzi bu'itsa fiikum? dan siapakah orang yang telah diutus di antara kalian ini?"


Bukannya Sombong, Saya Hanya Lupa dengan Kacamata - Kawan sang pemimpi, pernah tidak salah seorang teman atau kerabat menganggap kamu sombong, tidak sopan dan kurang kurang ramah?. Saya pernah loh dinilai seperti itu.
  • Jalan-jalan ke mall ada teman dari jauh memanggil-manggil, saya mah cuek saja
  • Duduk berjauhan dengan kerabat (jaraknya sekitar 2 meter) diajak senyum saya malah ga membalas senyumannya
Huffftttt, terkesan sombong memang. Eittsss... tapi tunggu dulu jangan cepat-cepat menghakimi seseorang bahwa dia "sombong, tidak sopan, dan kurang ramah". Siapa tahu saja orang itu mengalami gangguan penglihatan seperti saya dalam hal ini rabun jauh, sehingga dalam jarak sepersekian meter kurang bisa melihat dengan jelas.



Saya sudah sejak lama mengalami rabun jauh. Awalnya sih ga parah-parah amat tapi lama kelamaan minus mata makin bertambah dan bertambah. Sejak 5 tahun lalu saya memakai kacamata. Jujur sampai saat ini saya kurang suka memakai kacamata terus menerus, lepas-pasang saja. Saya merasa jika memakai kacamata kesannya gimana gitu "ketuaan" dan "culun abis". Makanya karena tidak terbiasa seperti itu saya sering lupa untuk memakainya.

Saya memakai kacamata disaat urgent saja yaitu pada saat nonton film berbahasa asing di TV (karena saya tidak bisa teks terjemahannya dengan jelas), pada saat mengikuti seminar dan workshop (karena saya tidak bisa membaca presentasi di layar dengan jelas), atau pada saat janjian dengan teman-teman di keramaian (biar saya bisa melihat teman saya dari kejauhan).


Pake Softlens!?!?


Oh tidak, itu lebih parah lagi. Sama saja dengan boros dan cari penyakit. Soflens paling murah Rp.80.000,- dengan pemakaian 3 bulan. Harus sering-sering di cuci karena kalau kotor bisa iritasi. Dampak terbesarnya jika kita tidak hati-hati memakainya dan ga pintar merawatnya bisa menyebabkan kebutaan. Parah kan!!!! Apalagi saya ini orangnya sembrono.


Saya kadang membatin, mata dan penglihatan adalah nikmat terbesar yang Allah berikan kepada kita sebagai manusia kita wajib mensyukurinya. Allah mengambil sedikit saja nikmatnya dari kita yaitu membuat penglihatan kita menjadi rabun maka segalanya akan menjadi sedikit atau bahkan sangat sulit bagi kita. Mau tak mau kita harus membeli alat bantu yaitu kacamata dengan harga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Subhanallah betapa besar nikmatNya dan Allah tidak meminta kita untuk membayarnya dengan uang kita. Allah hanya menginginkan kita untuk selalu mensyukuri nikmatNya dan bertaqwa kepadaNya.
Newer Posts Older Posts Home

Verified Blog

Seedbacklink

Search This Blog

ABOUT ME

POPULAR POSTS

  • Jenis-Jenis Startup dan Peran Mereka dalam Dunia Bisnis
  • Cara Meletakkan Label Pada Menu Navigasi
  • Dukung Asian Games 2018, Bagi Ceritamu dan Menangkan Hadiahnya
  • Mengenal Label dan Fungsinya di Blog
  • Catch Your Dream and Boost Your Mood With Casio Colorful Calculator
  • Bergerak Aktif dan Investasikan Sehatmu
  • Pustaka Kampung Impian: Menyalakan Literasi di Ujung Barat Nusantara
  • Mudahnya Membuat Paspor Tanpa Calo
  • Smartphone yang Benar-Benar Smart
  • e-Voting, Akankah Menjadi Masa Depan Pemilu Indonesia?
Powered by Blogger.

Followers

Labels

agritech ai aksesibilitas artificial intellegence asuransi asus Award baju distro baju lebaran Bantimurung Objek Wisata Terbaik Di Sulawesi Selatan BCA beasiswa lpdp berbagi bihun goreng blockchain blogger Blogger Nusantara Blogger Perempuan bloggerday blogging blogholicid bloglicious bodysuit bts bubur bubur manado budaya Buku busana muslim buzzer casio cerita challenge cheddar cloud computing Curhat Descendants of The Sun digital digitalisasi disabilitas Disclosure doa anak doa bangun tidur drama korea E-Business e-voting Email film fotografi gadget galaukan setan Gerak Jalan Santai handsock hijab HUT Sulawesi Selatan IndiHome indonesia Info Info. Blogging inovasi internet internet provider iot job review kartu AS kecerdasan buatan keju kesehatan Kipas Angin Miyako klinik komunitas kopdar kraft Kucing Kuliah kuliner laptop LAPTOP GAMING lebaran Lomba lpdp makanan indonesia makassar manado maros masyarakat media Media Sosial medikids Mind Miss Deaf mom blogger Monetize multigrain musik Nunu Nunu Amir Nunu Talk oreo other pandangan pantai losari pemilu pengalaman personal branding Pesantren Impian Puisi pustaka kampung impian radio ramadhan RBT religi reportase resensi buku resep Resolusi Juara review robotic robotic process automation samsung galaxy s6 samsung galaxy s6 edge sehat Sekolah Blog SEO sharing sinarmas slice of life smart contract smartphone Social Media Song Hye Kyo Song Joong Ki sosial sponsored post startup strartup surat cinta untuk kartini tabungan online telkom university TelkomIndonesia Teman Wajib Anda time toefl toleransi Tourism transformasi digital traveling tutorial Tutorial Blog Tutorial Web Design uang panai unik uricran useetv video waktu webinar website wonderful Workshop Writing zenfone 9

Blog Archive

  • ▼  2025 (4)
    • ▼  December (1)
      • ASUS Vivobook S14 M3407KA Berikan Pengalaman Lapto...
    • ►  September (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2024 (35)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (12)
    • ►  February (7)
    • ►  January (9)
  • ►  2023 (7)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
  • ►  2022 (35)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (6)
    • ►  July (2)
    • ►  June (3)
    • ►  May (5)
    • ►  April (1)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2021 (22)
    • ►  December (2)
    • ►  November (6)
    • ►  October (2)
    • ►  September (3)
    • ►  August (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (18)
    • ►  November (1)
    • ►  September (4)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2019 (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2017 (26)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (5)
    • ►  March (2)
    • ►  February (3)
    • ►  January (7)
  • ►  2016 (75)
    • ►  December (2)
    • ►  November (14)
    • ►  October (8)
    • ►  September (13)
    • ►  August (1)
    • ►  July (5)
    • ►  June (13)
    • ►  May (6)
    • ►  April (10)
    • ►  March (3)
  • ►  2015 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (13)
    • ►  December (2)
    • ►  November (1)
    • ►  July (3)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
  • ►  2013 (32)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (6)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (7)
    • ►  January (3)
  • ►  2012 (46)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
    • ►  October (4)
    • ►  September (6)
    • ►  August (2)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (6)
    • ►  March (4)
    • ►  February (6)
    • ►  January (6)
  • ►  2011 (57)
    • ►  December (4)
    • ►  November (13)
    • ►  October (14)
    • ►  September (2)
    • ►  August (5)
    • ►  July (8)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)

Sidebar Ads

Total Pageviews

Subscribe To

Posts
Atom
Posts
All Comments
Atom
All Comments

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template