6/04/2017
4



Assalamu alaikum Wr Wb,

Ga terasa ya bulan Ramadhan ini sudah memasuki minggu kedua ya. Alhamdulillah, dan puasa saya baru sehari maklumlah kemarin ada tamu bulanan dan hari ini batalin puasa gegara sakit kepala yang amat sangat (abaikan informasi ini).

Masih dalam suasana Ramadhan pengennya nulis blog yang bernuansa islami. Karena ada challenge bulanan arisan link dengan tema pendidikan jadi kali ini pengen bahas pendidikan dalam islam. 

Pendidikan atau tarbiyah dalam islam tentu sangat diutamakan. Di Al-Quran pun banyak pembahasan tentang pendidikan. Bahkan ayat Al-Quran yang pertama kali Allah SWT wahyukan kepada Rasulullah SAW adalah perintah untuk membaca.

Bacalah dengan (menyebut) nama Rabb-mu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabb-mulah Yang Paling Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam (wahyu). Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (Q.S. Al-Alaq 1-5)

Ketika kita tarjim (membaca terjemahan Al-Quran) kita bisa menemukan banyak sekali kisah-kisah para nabi mendidik kaumnya dan anak-anaknya. Dari kisah tersebut kita bisa mengambil hikmah dan meneladani metode pendidikan dari para nabi tersebut.

Mengapa pendidikan itu perlu?

Karena dengan pendidikan yang baik dapat membentuk karakter kebaikan sesuai dengan fitrah manusia. Umat muslim dianugrahkan Al-Quran dan Sunnah Rasul bukan hanya sekedar dibaca tapi juga menjadi pedoman hidup dalam mendidik diri kita sendiri, anak-anak, dan sesama manusia. Tujuan pendidikan dalam Islam itu sendiri bukan hanya sekedar duniawi tapi juga membentuk karakter yang baik dan berakhlak mulia serta menyempurnakan keimanan dan ketakwaan kita.

Menurut Yusuf Al-Qardhawi, misi para nabi adalah mengajarkan tiga hal penting yaitu Tauhid, iman kepada hari akhir, dan menyeru pada kebaikan. Para nabi merupakan utusan Allah SWT untuk menyampaikan pesan Tauhid menjelaskan ke-Esa-an Allah, eksistensiNya, dan kebesaranNya. Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran tentang Tauhid, tapi mengapa ya masih banyak manusia yang berpaling?

Al-Quran juga banyak menjelaskan tentang hari akhir. Kita senantiasa diingatkan bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara. Dunia ini tak abadi dan akhirat adalah tempat yang kekal. Kita didunia ini ibarat musafir yang hanya mengumpulkan bekal amal untuk dibawa pulang ke akhirat. Tapi mengapa banyak manusia yang lupa akan hal ini?

Para nabi tentunya senantiasa menyeru kita untuk berbuat kebaikan dan menjauhi hal-hal maksiat. Al-Quran dan Sunnah Rasul banyak membahas hal ini. Seperti menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang dan diharamkan, berbuat baik kepada orang tua, saudara, dan sesama, banyak berbagi dan bersedekah, dan masih banyak lagi pesan kebaikan. Tapi mengapa masih banyak manusia yang lalai?

Pendidikan bukan hanya didapatkan di bangku sekolah, peran orang tua dan keluarga dalam mendidik anak-anaknya juga hal yang utama. Hal yang kurang benar rasanya jika orang tua menyerahkan sepenuhnya pendidikan anaknya kepada guru-guru di sekolah. Pendidikan di sekolah hanya beberapa jam dan kebanyakan berisi pendidikan yang sifatnya akademis. Masih jarang sekolah yang menerapkan pendidikan karakter "baik" bagi murid-muridnya.

Orang tua memiliki andil yang sangat penting bagi pendidikan anak-anaknya, bukan hanya memilihkan sekolah yang bagus, membelikan buku-buku, mengikutkan les, dll. Orang tua juga perlu mendidik anaknya untuk menjadi anak yang soleh/soleha dan berakhlak mulia. Orang tua adalah teladan bagi sang anak. Bukankah salah satu amal jariyah adalah doa anak yang soleh. So... mari jadikan Al-Quran dan Sunnah Rasul sebagai pedoman untuk mendidik anak-anak kita.

Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka... (Q.S. At-Tahrim : 6)


Semoga bermanfaat!!!




_____________
*sumber : Al-Quran, dakwatuna.com

 

4 comments:

  1. Setuju mbak Nu, basicnya ya memang dari Al-Qur'an krn semuanya udah lengkap, tinggal manusianya aja mau ngikutin apa ga.. Smg kita selalu terhindar dr org2 yg lalai, amienn

    ReplyDelete
  2. Ih kesentil nih.
    Emang pendidikan yg utama itu dari ortu, keluarga ya mbak. Kalau muslim ya sesuai panduan kitab suci TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget mbak. Semoga bermanfaat

      Delete

Silakan Berikan Komentar, Saran, dan Kritik Untuk Postingan Ini, yang sopan ya ^^ dan please jangan spam

Followers

My Community

Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri Photobucket Photobucket
kumpulan-emak-blogger Blogger Perempuan

Blogger Reporter Indonesia

ID Corners